Merkuri, unsur alami yang terdapat di udara, air, dan makanan, merupakan ancaman kesehatan yang perlu diperhatikan. Paparan merkuri, seringkali melalui konsumsi ikan yang telah menyerapnya dari lingkungan, dapat menimbulkan dampak serius bagi tubuh.
Meskipun teknik pengolahan makanan tidak secara signifikan mengurangi kadar merkuri dalam ikan, kita tetap perlu waspada dan bijak dalam mengkonsumsi jenis ikan tertentu.
Bahaya Merkuri bagi Kesehatan
Paparan merkuri dapat menyerang berbagai organ vital, termasuk sistem kekebalan tubuh, otak, ginjal, dan paru-paru.
Gejala keracunan merkuri beragam, mulai dari kelemahan otot dan gangguan saraf seperti kesemutan hingga gangguan penglihatan dan masalah mental.
Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi ikan yang diketahui memiliki kadar merkuri tinggi.
Jenis Ikan dengan Kadar Merkuri Tinggi
Food and Drug Administration (FDA) telah mengidentifikasi beberapa jenis ikan dengan kadar merkuri yang tinggi. Berikut beberapa di antaranya:
Tuna Albacore
Tuna albacore, salah satu jenis tuna yang populer, memiliki kadar merkuri yang cukup tinggi (0,350 ppm). Konsumsinya perlu dikontrol.
King Mackerel
King mackerel, ikan besar dengan berat rata-rata 40 kilogram, mengandung merkuri sangat tinggi (0,730 ppm). Ikan ini perlu dihindari.
Tuna Mata Besar (Big Eye Tuna)
Mirip dengan tuna lainnya, big eye tuna juga memiliki kadar merkuri tinggi (0,689 ppm), sehingga perlu diwaspadai.
Lobster
Meskipun populer, lobster juga mengandung merkuri, meskipun dalam jumlah sedang (0,166 ppm). Konsumsi tetap perlu dikontrol.
Ikan Todak (Swordfish)
Ikan todak, dengan tekstur daging yang lezat, memiliki kadar merkuri sangat tinggi (0,995 ppm). Konsumsi perlu dibatasi.
Ikan Hiu
Ikan hiu, meskipun dilindungi, juga memiliki kadar merkuri tinggi (0,979 ppm) karena posisi mereka di puncak rantai makanan.
Ikan Jabad (Tilefish)
Ikan jabad atau tilefish dikenal memiliki kadar merkuri tertinggi (1,123 ppm) karena umur panjangnya.
Ikan Orange Roughy
Ikan orange roughy, dengan umur hingga 150 tahun, memiliki kadar merkuri tinggi (0,571 ppm) karena akumulasi merkuri dalam jangka waktu panjang.
Ikan Marlin
Ikan marlin, dengan rasa daging yang unik, juga mengandung merkuri dalam jumlah yang cukup tinggi (0,485 ppm).
Ikan Barramundi (Bass)
Meskipun kadar merkurinya sedang (0,167 ppm), konsumsi ikan barramundi tetap perlu diperhatikan.
Tips Konsumsi Ikan yang Aman
Untuk mengurangi risiko paparan merkuri, penting untuk memilih jenis ikan dengan kadar merkuri rendah dan membatasi konsumsi ikan yang memiliki kadar merkuri tinggi.
Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan panduan lebih lanjut mengenai konsumsi ikan yang aman dan sehat.
Perhatikan sumber ikan yang dikonsumsi, dan pastikan berasal dari sumber yang terpercaya dan terbebas dari kontaminasi.
Memvariasikan jenis ikan yang dikonsumsi juga dapat membantu mengurangi paparan merkuri secara keseluruhan.
Dengan memahami bahaya merkuri dan memperhatikan jenis ikan yang dikonsumsi, kita dapat menjaga kesehatan dan mengurangi risiko dampak negatif paparan merkuri terhadap tubuh. Penting untuk selalu mengutamakan pola makan yang seimbang dan bergizi.






