Konser DAY6 di Jakarta pada 3 Mei 2025, mengalami berbagai kendala yang mengakibatkan protes dari para penggemar. Perubahan lokasi konser dan masalah distribusi tiket menjadi pemicu utama. Kementerian Perdagangan pun turun tangan untuk menengahi permasalahan ini, memastikan pengembalian dana kepada penonton yang merasa dirugikan.
Pihak tiket.com, platform penjualan tiket, berkomitmen untuk mengembalikan 100 persen dana transaksi tiket, kecuali biaya platform. Hal ini dilakukan karena promotor, Mecimapro, belum mengirimkan data nomor kursi dan antrean tiket secara lengkap.
Pengembalian Dana dan Pertemuan Kementerian Perdagangan
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, memastikan pengawasan ketat atas proses pengembalian dana tiket konser DAY6. Kementerian Perdagangan memanggil Mecimapro, tiket.com, dan Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) pada 6 Mei 2025.
Pembahasan mencakup pengembalian dana dan dampak perubahan lokasi konser terhadap tempat duduk dan akomodasi penonton. Tiket.com telah menyatakan akan mengembalikan 100 persen dana transaksi, kecuali biaya platform.
Proses pengembalian dana dapat dilakukan melalui fitur *e-refund* di aplikasi tiket.com. Konsumen yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Pusat Bantuan tiket.com melalui aplikasi, situs resmi, atau Customer Care 24 jam.
Pernyataan dan Permintaan Maaf Pihak Terkait
Tiket.com menjelaskan keputusan pengembalian dana 100 persen diambil untuk menghentikan kerugian lebih lanjut bagi konsumen. Mereka mengakui kendala yang dialami di luar kendali mereka.
Mecimapro, selaku promotor, menyatakan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Pernyataan maaf disampaikan melalui akun media sosial mereka.
Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN), Moga Simatupang, menjelaskan bahwa Kementerian Perdagangan menindaklanjuti pengaduan konsumen terkait pengembalian dana dan perubahan lokasi konser.
Awal Mula Kisruh dan Dampaknya
Permasalahan bermula dari pemindahan *venue* konser dari JIS ke Stadion Madya karena adanya pertandingan sepak bola. Kapasitas Stadion Madya jauh lebih kecil, memicu permintaan *refund* dari penggemar.
Ketidakjelasan nomor kursi dan antrean dari Mecimapro kepada tiket.com pada 1 Mei 2025, semakin memperkeruh situasi. Hal ini memaksa tiket.com untuk memproses pengembalian dana.
Hujan lebat di hari konser mengakibatkan penundaan berjam-jam. Berbagai kekacauan ini menyebabkan gelombang protes terhadap promotor, baik sebelum maupun selama konser berlangsung.
Kementerian Perdagangan menargetkan penyelesaian pengembalian dana sepenuhnya pada akhir Mei 2025. Sekitar 34 persen dari total dana yang harus dikembalikan sudah diproses. Pemerintah mengajak semua pihak untuk mengawasi proses ini agar berjalan lancar.
Insiden konser DAY6 ini menyoroti pentingnya transparansi dan manajemen yang baik dari penyelenggara konser, serta perlindungan konsumen yang lebih efektif. Semoga kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait, untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan event di Indonesia.






