Polisi di Cileungsi, Bogor, berhasil menangkap seorang penjual obat keras tanpa izin yang beroperasi di balik kedok konter pulsa. Penangkapan ini terjadi pada Selasa, 22 April 2025. Keberadaan penjual obat ilegal ini terungkap setelah dilakukan penggerebekan.
Petugas berhasil mengamankan pelaku setelah ia mencoba melarikan diri melalui gerbang belakang Metland Cileungsi. Namun, berkat kesigapan polisi dan bantuan warga, pelaku berhasil ditangkap kembali.
Penangkapan Penjual Obat Keras di Konter Pulsa
Penggerebekan dilakukan di sebuah konter pulsa yang diduga menjadi tempat transaksi obat-obatan terlarang. Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, membenarkan peristiwa ini.
Satu orang berhasil diamankan dalam penggerebekan tersebut. Barang bukti juga turut disita oleh pihak berwajib.
Penangkapan Maling Ponsel Secara Tak Terduga
Saat polisi hendak membawa pelaku penjual obat keras ke Mapolsek, mereka secara tak terduga menangkap seorang pelaku pencurian ponsel.
Pelaku pencurian ponsel ini sedang dikejar warga ketika polisi melintas. Melihat situasi tersebut, polisi turun tangan dan menangkap pelaku.
Saat mengejar pelaku curanmor, polisi membuka pintu belakang mobil patroli. Akibatnya, pelaku yang mengendarai sepeda motor terjatuh dan langsung diamankan.
Penangkapan ini mencegah amukan massa terhadap pelaku curanmor. Kedua pelaku, baik penjual obat keras maupun maling ponsel, dibawa ke Mapolsek Cileungsi untuk diperiksa lebih lanjut.
Proses Penyelidikan dan Pemeriksaan
Kedua pelaku kini ditahan di Mapolsek Cileungsi. Mereka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Barang bukti yang diamankan dari kedua kasus ini juga turut menjadi bagian dari proses penyelidikan. Polisi akan menelusuri jaringan dan asal usul obat-obatan terlarang yang dijual.
Kepolisian setempat berkomitmen untuk memberantas peredaran obat-obatan terlarang dan kejahatan lainnya di wilayah Cileungsi. Mereka mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan.
Keberhasilan penangkapan ini menjadi bukti kesigapan dan responsifnya aparat kepolisian dalam menangani kasus kejahatan di wilayah hukumnya. Semoga kejadian ini menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan lainnya.
Kasus ini juga menyoroti pentingnya kerjasama antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Partisipasi aktif masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mengungkap dan mencegah kejahatan.
Dengan tertangkapnya kedua pelaku, diharapkan peredaran obat-obatan terlarang dan aksi pencurian di wilayah Cileungsi dapat ditekan. Polisi akan terus melakukan patroli dan penyelidikan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.






