Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen meningkatkan literasi digital warganya. Hal ini dibuktikan dengan terselenggaranya lokakarya literasi digital yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan digital yang dibutuhkan di era modern.
Lokakarya yang bertema “Etika, Budaya, Keterampilan, dan Keamanan Digital” ini diikuti oleh 75 peserta dari berbagai latar belakang. Mereka berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, guru, dan masyarakat umum.
Meningkatkan Pemahaman Literasi Digital Masyarakat Tanjungpinang
Lokakarya literasi digital di Tanjungpinang berlangsung selama kurang lebih empat jam, dari pukul 09.00 hingga 13.30 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, lantai 3 Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang, Meitya Yulianty, menjelaskan tujuan utama kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya pemahaman literasi digital yang komprehensif, termasuk kemampuan menciptakan konten berbasis kearifan lokal.
“Lokakarya ini bertujuan untuk memberikan pemahaman konseptual dan praktikal tentang literasi digital serta mendiskusikan strategi penerapannya dalam rangka pengembangan konten literasi berbasis kearifan lokal,” jelas Meitya.
Materi Praktis dan Diskusi Kelompok Mendalam
Peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis. Mereka juga dibekali dengan pelatihan praktis dan sesi diskusi kelompok. Hal ini bertujuan agar peserta dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat.
Dua narasumber ahli dihadirkan untuk memberikan materi dan membimbing peserta. Hendro Dwi Yunianto, praktisi dan pegiat literasi digital, serta Ella Afnira, M.I.Kom., akademisi yang aktif di bidang literasi digital, berbagi pengetahuan dan pengalamannya.
Selain pemaparan materi, sesi *Focus Group Discussion* (FGD) menjadi bagian penting dari lokakarya. FGD memungkinkan peserta untuk bertukar pikiran dan berdiskusi lebih mendalam tentang materi yang telah disampaikan.
Dukungan Penuh Pemerintah Kota Tanjungpinang
Muhammad Yatim, Staf Ahli Wali Kota Tanjungpinang Bidang Kemasyarakatan dan SDM, turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia berharap lokakarya ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam literasi digital.
“Kegiatan ini dapat menambah semangat masyarakat untuk meningkatkan daya baca dan juga aktif dalam kegiatan literasi digital,” ungkap Yatim.
Kehadiran Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Titik Wijanarti, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam pengembangan literasi digital di Tanjungpinang.
Lokakarya ini diharapkan mampu mendorong masyarakat Tanjungpinang untuk memanfaatkan teknologi digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Pentingnya menjaga etika digital dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal juga ditekankan dalam kegiatan ini.
Secara keseluruhan, lokakarya literasi digital ini merupakan langkah positif Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menghadapi era digital. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang didapat, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.






