Bukit Bombalai, sebuah gunung kecil di Sabah, Malaysia, mungkin tampak tak mencolok. Namun, gunung ini menyimpan sejarah menarik sebagai kerucut abu vulkanik purba, dan secara mengejutkan, masih dianggap sebagai gunung berapi yang berpotensi aktif. Keunikan ini menjadikan Bukit Bombalai satu-satunya gunung berapi berpotensi aktif di Malaysia. Lokasinya yang dekat dengan kota Tawau juga menjadikannya destinasi wisata yang menarik, menawarkan pemandangan indah.
Dengan ketinggian hanya 530 meter di atas permukaan laut, pendakian Bukit Bombalai relatif mudah. Namun, di balik ukurannya yang mungil, Bukit Bombalai menyimpan berbagai fakta menarik yang sayang untuk dilewatkan. Berikut enam poin menarik tentang Bukit Bombalai yang perlu Anda ketahui.
Mengenal Titik Awal Pendakian Bukit Bombalai
Pendakian Bukit Bombalai dimulai dari pintu masuk Taman Bukit Tawau. Keunggulannya, titik awal pendakian sudah berada di ketinggian hampir 300 meter.
Waktu tempuh menuju puncak kurang dari satu jam, dengan jarak kurang dari 2 kilometer. Pendakian ini menjadi pemanasan yang ideal sebelum mendaki gunung yang lebih tinggi di Taman Bukit Tawau, seperti Gunung Magdalena dan Gunung Lucia.
Jalur pendakian yang sempat ditutup kini telah dibuka kembali setelah direnovasi pada tahun 2023. Disarankan untuk mendaki pada hari kerja dan berangkat pagi hari untuk menghindari terik matahari.
Pesona Alam Sekitar Bukit Bombalai: Air Terjun dan Sumber Air Panas
Setelah sampai di puncak, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke air terjun atau sumber air panas yang berada di sekitar Taman Bukit Tawau.
Kedua lokasi tersebut menawarkan kesempatan untuk menikmati keindahan alam dan mengamati satwa liar, termasuk monyet daun merah. Jangan lupa untuk menikmati makan siang di Kantin Begonia yang terletak di Taman Bukit Tawau.
Waktu terbaik untuk mengunjungi lokasi ini adalah pada hari kerja dan berangkat lebih awal, misalnya pukul 8 pagi.
Pemandangan Menakjubkan dari Puncak Bukit Bombalai
Jalur pendakian Bukit Bombalai tergolong mudah, dengan beberapa bagian dilengkapi anak tangga kayu. Di puncak, terdapat rambu-rambu dan platform pengamatan kayu.
Dari puncak, Anda dapat menikmati panorama indah perbukitan sekitar, kota Tawau, dan Pulau Sebatik di kejauhan. Gunung atau Bukit Andrassy (671 mdpl) yang memiliki kompleks telekomunikasi di puncaknya, juga terlihat jelas dari sini.
Bukit Gemok: Jejak Jalur Kanopi yang Terlupakan
Di sebelah kanan puncak Bukit Bombalai, tampak Bukit Gemok (sekitar 428 mdpl). Bukit ini dulunya terkenal dengan jalur kanopi sepanjang 231 meter, yang merupakan jalur terpanjang kedua di Sabah.
Sayangnya, jalur kanopi ini dilaporkan telah ditutup selama pandemi dan hingga kini belum dibuka kembali. Meskipun demikian, Bukit Gemok tetap menjadi bagian menarik dari panorama sekitar Bukit Bombalai.
Mengungkap Kawah Purba Bukit Bombalai
Di sebelah kanan puncak, terdapat turunan yang cukup curam. Turunan ini menandai tepi kawah purba selebar 300 meter.
Kawah purba ini merupakan salah satu dari sedikit tempat di Kalimantan dengan sejarah aktivitas vulkanik yang tercatat. Kawasan ini memiliki potensi wisata yang besar, mengingat wisata gunung berapi masih jarang ditemukan di Malaysia.
Akses Menuju Bukit Bombalai
Untuk mencapai Bukit Bombalai, Anda bisa terbang ke Bandara Tawau. Tawau memiliki penerbangan reguler ke Kuala Lumpur, Kota Kinabalu, dan Sandakan.
Dari bandara, perjalanan ke Taman Bukit Tawau membutuhkan waktu sekitar satu jam menggunakan mobil atau taksi. Transportasi umum di daerah ini masih terbatas. Alternatif lain adalah menggunakan kapal ekspres dari Tarakan (Indonesia) ke Tawau yang beroperasi beberapa kali dalam seminggu.
Bukit Bombalai, dengan pesona alamnya yang memikat dan sejarah vulkaniknya yang unik, menawarkan pengalaman mendaki yang tak terlupakan. Meskipun tergolong pendakian singkat, keindahan alam dan pemandangan yang disajikan patut diacungi jempol. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang berencana untuk menjelajahi keindahan Bukit Bombalai.






