Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjadi bintang tamu utama dalam perayaan HUT ke-55 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung. Kehadirannya menandai pentingnya peran pers dalam mengawal ketahanan pangan nasional. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh ratusan tamu undangan dari berbagai kalangan, menunjukkan soliditas dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan insan pers.
Menko Pangan Jadi Keynote Speaker dalam Diskusi Ketahanan Pangan
Perayaan HUT PWI ke-55 di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, Rabu pagi, tidak hanya semata-mata perayaan. Acara ini juga diramaikan dengan diskusi publik bertema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan Nasional.”
Menko Pangan Zulkifli Hasan bertindak sebagai pembicara kunci (keynote speaker). Diskusi ini juga menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka lainnya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut memberikan pandangannya. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga hadir memberikan perspektif daerah.
Kasatgas Pangan dan Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Pol Deddy Agung Wijaya memberikan wawasan dari sisi penegakan hukum. Prof. Wan Abbas Zakaria, Guru Besar Universitas Lampung, bertindak sebagai moderator yang handal.
Agenda Padat Menko Pangan di Lampung
Kunjungan Menko Pangan Zulkifli Hasan ke Lampung tidak hanya sebatas menghadiri perayaan HUT PWI. Ia memiliki agenda padat lainnya yang berfokus pada peningkatan ketahanan pangan.
Setelah acara HUT PWI, Menko Pangan meresmikan Program Kolaborasi Ayo Bisnis Pangan di Politeknik Negeri Lampung.
Ia juga mengunjungi calon pilot project Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bumi Sari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Puncaknya, peluncuran dan dialog percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Graha Adora, Kabupaten Pesawaran, melengkapi rangkaian kegiatannya.
Peran Pers dalam Ketahanan Pangan Nasional
Perayaan HUT PWI ini menjadi momentum penting. Acara ini menekankan peran krusial pers dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Kerjasama antara pemerintah, media, dan masyarakat sangat dibutuhkan. Hal ini untuk memastikan informasi terkait pangan tersampaikan secara akurat dan efektif.
Acara yang dihadiri sekitar 300 tamu undangan ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ketahanan pangan di Provinsi Lampung dan Indonesia.
Pemutaran video dokumenter sejarah PWI Provinsi Lampung dan penyerahan penghargaan kepada PWI kabupaten/kota menambah semarak acara. Tradisi potong tumpeng menutup rangkaian kegiatan HUT PWI.
Kedatangan Menko Pangan disambut hangat oleh pejabat Pemprov Lampung di Bandara Raden Intan II pada sore hari sebelumnya. Hal ini menunjukkan kesiapan Lampung untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
Semoga sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat terus terjalin erat. Upaya ini demi mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh dan berkelanjutan di Indonesia.
Semoga perayaan HUT PWI ini bukan hanya seremonial belaka, melainkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan kolaborasi dan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.






