Lagu “Kepangku Kapang” yang dinyanyikan Lala Atila telah memikat banyak pendengar berkat melodi yang indah dan vokal Lala yang merdu. Video musiknya di platform digital bahkan telah ditonton lebih dari satu juta kali, menunjukkan popularitas lagu ini di kalangan penikmat musik Jawa. Lirik lagu ciptaan Adif Mahendra ini juga telah dipopulerkan oleh beberapa penyanyi lain, seperti Sindy Purbawati dan Niken Salindry. Kepopuleran lagu ini mengindikasikan daya tarik musik Jawa modern yang semakin meluas.
Berikut lirik lagu “Kepangku Kapang” lengkap yang dapat dinikmati:
Lirik Lagu Kepangku Kapang
Lagu “Kepangku Kapang” berbahasa Jawa ini memiliki lirik yang puitis dan mendalam, menggambarkan kerinduan dan harapan akan sebuah cinta.
Liriknya mengungkapkan perasaan seseorang yang mendambakan kehadiran kekasihnya.
Berikut lirik lengkapnya:
Sinten sinambhat ing wewangi iki amung siro yekti
Eseme kang manis madu duh wong ayu
Tresno lir tirto gumanti dahono awit siro marang roso
Endah rumembyak rekmamu dadyo angenku saben dalu
Wengi kadyo setro kegowo lungane baskoro
Peteng tanpo condro tanpo kartiko
Lumayu ing awang-awang anggayuh lintang
Nyanding kekaronsih mung dadi lelamunan
Lewat kidung iki mugo biso ngerteni
Sak jroning ati iki yayi ngugemi janji
Nadyan datan andarbeni bakal tak ruki suci sejati
Duh maruto kandakno saktemene aku isih tresno
Lumayu ing awang-awang hanggayuh lintang
Nyanding kekaronsih mung dadi lelamunan
Liwat kidung iki muga bisa ngerteni
Enget jalaran ningsih yayi tumeking pati
Popularitas Lagu Kepangku Kapang
Lagu ini bukan hanya populer karena dinyanyikan oleh Lala Atila.
Beberapa penyanyi lain juga turut mempopulerkan lagu ini.
Kepopuleran lagu ini menunjukkan daya tarik musik Jawa kontemporer yang semakin diminati.
Hal ini juga menunjukkan kemampuan Adif Mahendra dalam menciptakan lirik dan melodi yang memikat.
Analisis Lirik dan Makna Lagu
Lirik lagu “Kepangku Kapang” menggunakan bahasa Jawa yang halus dan puitis.
Tema utama lagu ini adalah tentang kerinduan dan cinta yang mendalam.
Ungkapan “Kepangku Kapang” sendiri mungkin merujuk pada sebuah metafora.
Metafora ini menggambarkan kerinduan yang begitu dalam dan kuat.
Penggunaan Bahasa dan Gaya Bercerita
Penulisan lirik lagu ini menggunakan bahasa Jawa halus, khas dalam karya-karya musik Jawa.
Penggunaan diksi yang tepat menciptakan suasana yang mendalam dan penuh perasaan.
Gaya bercerita yang digunakan bersifat personal dan emosional.
Hal ini membuat pendengar seakan merasakan langsung emosi yang disampaikan dalam lagu.
Secara keseluruhan, lagu “Kepangku Kapang” merupakan sebuah karya musik Jawa yang indah dan menyentuh. Liriknya yang puitis, dipadukan dengan vokal merdu Lala Atila, menciptakan sebuah pengalaman mendengarkan yang memikat. Popularitas lagu ini membuktikan bahwa musik Jawa modern tetap memiliki daya tarik tersendiri di tengah perkembangan musik saat ini. Keberhasilan lagu ini diharapkan dapat menginspirasi musisi lain untuk terus berkarya dan melestarikan musik Jawa dengan sentuhan modern yang kreatif.






