Raja Charles III akan menyambut Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya, Brigitte, dalam kunjungan kenegaraan ke Inggris pada 9-10 Juli 2025. Kunjungan ini merupakan yang pertama kalinya dalam 17 tahun seorang pemimpin Prancis diundang secara resmi untuk menginap di Kastil Windsor. Biasanya, kunjungan kenegaraan diselenggarakan di Istana Buckingham, namun gedung tersebut sedang dalam tahap renovasi.
Kastil Windsor di Berkshire akan menjadi lokasi alternatif untuk menjamu pasangan Macron selama kunjungan mereka. Sebuah jamuan makan kenegaraan akan menjadi salah satu acara puncak selama kunjungan tersebut.
Kunjungan Kenegaraan: Pertemuan Bersejarah di Kastil Windsor
Istana Buckingham telah mengkonfirmasi kunjungan kenegaraan Presiden Macron ke Inggris. Pasangan tersebut akan menginap di Kastil Windsor selama kunjungan mereka dari tanggal 8 hingga 10 Juli 2025.
Kunjungan ini menandai kunjungan kenegaraan pertama Macron ke Inggris sejak menjabat delapan tahun lalu. Kunjungan kenegaraan terakhir dari Prancis ke Inggris terjadi pada Maret 2008.
Pada kunjungan tersebut, Presiden Nicolas Sarkozy dan istrinya, Carla Bruni, dijamu oleh mendiang Ratu Elizabeth II di Windsor.
Mempererat Hubungan Anglo-Prancis
Raja Charles III dan Ratu Camilla memiliki hubungan yang baik dengan Presiden Macron dan istrinya. Hubungan baik ini telah terjalin sejak kunjungan kenegaraan Raja Charles ke Prancis pada tahun 2023.
Dalam pidatonya saat kunjungan ke Prancis, Raja Charles menekankan pentingnya persahabatan antara Inggris dan Prancis. Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama memperkuat hubungan tersebut.
Raja Charles menekankan pentingnya memperbarui “entente cordiale” untuk generasi mendatang. Fokusnya adalah pada keberlanjutan dan tantangan global seperti perubahan iklim dan keanekaragaman hayati.
Ia optimis bahwa Inggris dan Prancis mampu menghadapi tantangan bersama. Hal ini mengingat kerja sama kedua negara di masa lalu.
Raja Charles: Tetap Aktif Meski Sedang Berjuang Melawan Kanker
Kunjungan kenegaraan Macron ke Inggris diharapkan memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Kunjungan ini juga menegaskan komitmen bersama untuk menghadapi tantangan global.
Meskipun sedang menjalani pengobatan kanker, Raja Charles tetap bersemangat menjalankan tugas kenegaraannya. Hal ini diungkapkan oleh Ratu Camilla dalam sebuah wawancara.
Ratu Camilla menjelaskan bahwa kecintaan Raja pada pekerjaannya membuatnya tetap bersemangat. Kesehatan Raja pun semakin membaik.
Terkait saran agar Raja mengurangi beban kerja, Ratu Camilla menjawab dengan singkat, “Dream on”.
Pengobatan kanker Raja Charles dilaporkan berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari izin dokter baginya untuk melanjutkan aktivitas publik, termasuk rencana kunjungan luar negeri.
Seorang pejabat senior Istana Buckingham mengungkapkan bahwa Raja Charles bertekad untuk memberikan dampak positif melalui pekerjaannya.
Selama kunjungan ke Italia baru-baru ini, Raja Charles melaksanakan serangkaian acara kenegaraan. Salah satunya adalah pertemuan pribadi dengan Paus Fransiskus di Vatikan.
Pertemuan tersebut bertepatan dengan peringatan 20 tahun pernikahan Raja Charles dan Ratu Camilla. Ratu Camilla pun mengungkapkan rahasia keharmonisan rumah tangganya, yakni persahabatan, tawa, dan menjalani hidup bersama.
Kunjungan Presiden Macron ke Inggris, meskipun di tengah kesibukan dan kondisi kesehatan Raja Charles, menunjukkan komitmen yang kuat dari kedua negara untuk memperkuat kerja sama di masa depan. Hal ini penting mengingat tantangan global yang terus berkembang dan memerlukan solusi kolaboratif antarnegara.






