KLH Perangi Pencemaran: 517 Perusahaan DAS Prioritas Diawasi Ketat

Redaksi

KLH Perangi Pencemaran: 517 Perusahaan DAS Prioritas Diawasi Ketat
Sumber: Liputan6.com

Melestarikan sungai merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menekankan hal ini melalui Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Daerah Aliran Sungai (PROPER DAS) 2025.

Program PROPER DAS bertujuan membangun ekosistem industri yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. KLH telah mensosialisasikan mekanisme, kriteria, dan pelaporan PROPER DAS kepada lebih dari 550 peserta secara hybrid.

PROPER DAS: Instrumen Efektif Pengendalian Pencemaran

PROPER DAS bukan sekadar penilaian peringkat perusahaan. Program ini merupakan instrumen efektif dalam upaya pengendalian pencemaran lingkungan.

Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Rasio Ridho Sani, menjelaskan program ini mendorong perusahaan untuk berinovasi dalam mengendalikan pencemaran. Sosialisasi diharapkan menghasilkan tata kelola lingkungan yang proaktif dan transparan.

Peringkat PROPER DAS, dari Hitam hingga Emas, memiliki konsekuensi reputasi bagi perusahaan. Peringkat ini menjadi rujukan penting bagi pemilik usaha, pemegang saham, dan mitra bisnis dalam menilai kinerja lingkungan perusahaan.

PROPER DAS: Pendorong Eco-Inovasi dan Inovasi Sosial

Perusahaan dengan peringkat PROPER DAS yang baik berpeluang mendapatkan pendanaan dengan biaya lebih rendah. Sebaliknya, perusahaan dengan peringkat buruk dapat menghadapi kesulitan finansial bahkan risiko hukum.

PROPER DAS juga mendorong eco-inovasi dan inovasi sosial. Inovasi seperti efisiensi energi, konservasi air, dan pelibatan masyarakat akan dinilai dan berpotensi mendapatkan pengakuan pemerintah.

Penilaian PROPER DAS mencakup indikator pengelolaan pencemaran air dan udara, limbah B3 dan non-B3, efisiensi sumber daya, konservasi keanekaragaman hayati, dan tanggap bencana. Fokus utama PROPER DAS adalah mengevaluasi 517 perusahaan di DAS Citarum, Ciliwung, Tukad Badung, dan Tukad Mati.

Keempat DAS tersebut menghadapi tekanan lingkungan dari aktivitas industri, domestik, dan pertambangan. Perusahaan akan diklasifikasikan ke dalam lima peringkat: Hitam, Merah, Biru, Hijau, dan Emas.

Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air KLH, Firdaus Alim Damopolii, menambahkan bahwa PROPER DAS juga meningkatkan keterbukaan informasi (public disclosure). Publik dapat mengakses kinerja lingkungan setiap perusahaan secara objektif.

Kolaborasi untuk Kelestarian Sungai: Pemerintah, Pelaku Usaha, dan Masyarakat

KLH mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Tujuannya adalah menjaga keberlanjutan sumber daya air dan mencegah degradasi ekosistem DAS prioritas.

PROPER DAS diharapkan memotivasi perusahaan untuk menerapkan sistem manajemen lingkungan yang berkelanjutan dan inklusif. Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk melindungi sumber daya air dan ekosistem DAS.

Pemerintah mengajak semua pihak berperan aktif menciptakan ekosistem yang bersih, sehat, dan lestari. PROPER DAS diharapkan memicu perubahan manajemen lingkungan perusahaan menuju praktik yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai contoh, Dosen Fakultas Kehutanan UGM, Hatma Suryatmojo, menjelaskan krisis hidrologi di DAS Ciliwung. Hal ini disebabkan oleh deforestasi di hulu, urbanisasi tak terkendali, dan lemahnya pengawasan tata ruang.

Deforestasi di hulu mengurangi kapasitas daerah tangkapan air. Alih fungsi lahan hijau memperburuk degradasi dan meningkatkan limpasan air hujan yang menyebabkan banjir di Jakarta.

Selain banjir, DAS Ciliwung juga menghadapi krisis kualitas air akibat pencemaran limbah domestik dan sampah. Beban BOD jauh melebihi daya tampung sungai, mengakibatkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Kesimpulannya, PROPER DAS merupakan langkah penting dalam menjaga kelestarian sungai. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sangat krusial untuk keberhasilan program ini dan terwujudnya lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Perlu upaya berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan seperti deforestasi dan pencemaran yang mengancam kelestarian DAS di Indonesia.

Also Read

Tags

Leave a Comment

Slot Maxwin
Live RTP
Slot Dana
https://www.sinamism.com
SLOT367
SLOT367 SLOT367 slot367 gajah55 gajah55 gajah55 https://linktr.ee/SLOTS367ID https://heylink.me/SLOT367_ID/ https://stmik-indonesia.ac.id
https://stiemuarateweh.ac.id https://www.nhm.ac.id https://unidaaceh.ac.id/ https://www.upgrismg.ac.id https://stmt-trisakti.ac.id https://stikfamika.ac.id https://journal.iaialhikmahtuban.ac.id toto macau auto7slot link login auto7slot https://heylink.me/sejoli76/ https://sejoli76.it.com/ sejoli76 sejoli76 sejoli76 sejoli76 https://akarweb.lotsgroup.com/ https://signere.keyforce.no/ https://pimeditor.damensch.com/ https://waynestakeaway.rshosting.no/ https://testlogin2.giftedmatrix.net/ https://api.hrp.test.ibasis.co.uk/