Para ilmuwan telah menemukan spesies predator laut purba yang luar biasa di situs fosil Burgess Shale di Kanada. Makhluk berusia 506 juta tahun ini, diberi nama *Mosura fentoni*, memiliki ciri-ciri yang unik dan memberikan wawasan baru tentang evolusi kehidupan di awal sejarah Bumi. Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal *Royal Society Open Science*.
Ukurannya sekecil jari telunjuk manusia, namun *Mosura fentoni* memiliki penampilan yang sangat mencolok. Keunikannya akan dibahas lebih lanjut dalam artikel ini.
Wujud Aneh Predator Laut Purba
*Mosura fentoni* memiliki tiga mata yang menonjol. Cakarnya berduri dan mulutnya melingkar, dipenuhi gigi tajam untuk menangkap mangsa.
Tubuhnya pipih dengan struktur mirip sayap di sisi tubuhnya yang membantu dalam berenang. Fitur-fitur ini mengklasifikasikannya sebagai radiodont, kelompok predator laut purba yang telah punah.
Kelompok radiodont juga mencakup predator raksasa seperti *Anomalocaris canadensis*, yang hidup di perairan yang sama. Meskipun *Mosura fentoni* jauh lebih kecil, keunikannya tetap membuatnya menarik perhatian para ilmuwan.
Sejarah Penemuan dan Analisis Spesimen
Fosil *Mosura* pertama kali ditemukan lebih dari seabad lalu oleh Charles Walcott, penemu Burgess Shale. Namun, jumlah spesimen yang terawetkan dengan baik baru ditemukan pada tahun 2012 setelah penggalian besar-besaran di Marble Canyon.
Penelitian yang dipimpin oleh Joseph Moysiuk dari Museum Manitoba dan Jean-Bernard Caron dari Royal Ontario Museum menganalisis sekitar 60 spesimen. Keberadaan spesimen ini memungkinkan analisis detail anatomi *Mosura fentoni*.
Penggunaan cahaya terpolarisasi dalam pemotretan fosil membantu mengungkap detail anatomi. Sistem pencernaan, peredaran darah, dan bahkan berkas saraf di setiap matanya terlihat jelas.
Segmentasi Tubuh dan Adaptasi untuk Kehidupan Aktif
Salah satu temuan paling mengejutkan adalah segmentasi tubuh *Mosura fentoni*. Tubuhnya terdiri dari 26 segmen yang berbeda.
Hal ini bertentangan dengan anggapan sebelumnya bahwa segmentasi tubuh pada artropoda awal berkembang secara perlahan. Jumlah segmen yang banyak dan diferensiasinya menunjukkan kompleksitas yang tak terduga.
Selain sayap renangnya, *Mosura* memiliki struktur memanjang di bagian belakang yang dipenuhi insang. Struktur ini mirip dengan struktur pernapasan pada beberapa hewan modern seperti kepiting tapal kuda.
Kemampuan mendapatkan oksigen yang efisien penting bagi predator aktif seperti *Mosura*. Hewan ini diperkirakan aktif memburu mangsa kecil di perairan terbuka, sembari menghindari predator yang lebih besar seperti *Anomalocaris*.
Para peneliti juga mengamati bercak gelap di dalam tubuh yang diduga merupakan lacunae, rongga internal yang menampung darah. Namun, interpretasi ini masih diperdebatkan.
Meskipun beberapa ciri *Mosura* masih diperdebatkan, segmentasi tubuhnya memperkuat hubungannya dengan artropoda modern. Hewan ini memberikan bukti penting tentang bagaimana artropoda paling awal berevolusi.
Penemuan *Mosura fentoni* memberikan gambaran yang lebih kaya tentang keanekaragaman hayati di periode Kambrium dan hubungannya dengan artropoda modern. Keunikannya menunjukkan kompleksitas evolusi kehidupan di awal sejarah Bumi. Keberadaan fosil ini semakin memperkuat Burgess Shale sebagai jendela ke masa lalu yang menyimpan banyak misteri yang masih menunggu untuk diungkap.






