Mitos seputar pantangan gula bagi penderita diabetes perlu diluruskan. Selama ini, banyak yang percaya bahwa penderita diabetes harus menghindari gula pasir sepenuhnya. Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu.
Faktanya, konsumsi gula pasir masih diperbolehkan, asalkan dalam jumlah yang terkontrol dan sesuai dengan kebutuhan kalori harian. Berikut penjelasan lengkapnya.
Bolehkah Penderita Diabetes Mengonsumsi Gula Pasir?
Menurut Sri Rejeki Wahyuningrum SKM, RD, Dietisien Instalasi Pelayanan Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, penderita diabetes masih bisa mengonsumsi gula pasir. Kunci utamanya adalah takaran.
Ia menjelaskan bahwa gula pasir, yang mengandung glukosa dan sukrosa, masih boleh dikonsumsi hingga 5% dari total kebutuhan kalori harian.
Sebagai contoh, jika kebutuhan kalori harian seorang penderita diabetes adalah 1700 kalori, maka 5% dari jumlah tersebut (85 kalori) bisa berasal dari gula pasir.
Takaran Gula Pasir yang Aman untuk Penderita Diabetes
Satu sendok makan gula pasir setara dengan satu porsi buah. Artinya, menambahkan satu sendok gula ke dalam teh sama dengan mengonsumsi satu porsi buah.
Namun, perlu diingat bahwa gula pasir hanya memberikan rasa manis. Berbeda dengan buah yang kaya akan serat dan vitamin.
Oleh karena itu, buah-buahan tetap menjadi pilihan yang jauh lebih sehat daripada gula pasir. Buah memberikan nutrisi tambahan yang penting bagi tubuh.
Strategi Mengelola Asupan Gula untuk Penderita Diabetes
Pengaturan asupan gula merupakan kunci penting dalam mengelola diabetes. Gula berada dalam berbagai bentuk, tidak hanya gula pasir. Gula merah, sirup, madu, dan berbagai kue juga mengandung gula.
Membatasi konsumsi gula membantu mengendalikan kadar glukosa darah. Namun, penggunaan gula sebagai bumbu masakan masih diizinkan.
Jadi, bukan berarti penderita diabetes harus menghindari gula sepenuhnya. Yang penting adalah mengontrol jumlahnya dan memilih sumber gula yang lebih sehat.
Tips Tambahan untuk Penderita Diabetes
Konsumsi serat sangat dianjurkan untuk penderita diabetes. Serat membuat perut kenyang lebih lama, membantu menurunkan gula darah dan lemak darah, serta melancarkan buang air besar.
- Sumber serat yang baik antara lain buah-buahan, sayur segar, roti gandum, kacang-kacangan, tahu, dan tempe.
Dengan memahami takaran yang tepat dan mengimbanginya dengan makanan kaya serat, penderita diabetes dapat tetap menikmati makanan manis sesekali tanpa mengorbankan kesehatan.
Kesimpulannya, penderita diabetes tidak perlu sepenuhnya menghindari gula pasir. Dengan kontrol porsi yang tepat dan pilihan makanan yang bijak, mereka masih dapat menikmati rasa manis sambil menjaga kesehatan dan mengendalikan kadar gula darah. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sangat disarankan untuk menentukan rencana diet yang sesuai dengan kondisi masing-masing individu.






