Tikus, hewan pengerat yang sering ditemukan di sekitar manusia, merupakan vektor penyakit berbahaya seperti pes, hantavirus, dan leptospirosis. Keberadaan mereka di lingkungan rumah atau tempat tinggal dapat menimbulkan gangguan dan ancaman kesehatan yang serius.
Perkembangbiakan tikus yang cepat menjadi salah satu penyebab utama merebaknya populasi mereka. Memahami faktor-faktor yang menyebabkan perkembangbiakan tikus ini sangat penting untuk mengendalikan populasi dan mencegah penyebaran penyakit.
8 Faktor Penyebab Rajalelanya Tikus
Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap perkembangbiakan tikus yang pesat, dihimpun dari berbagai sumber terpercaya, meliputi periode kehamilan yang singkat, jumlah anak yang banyak, dan usia kematangan seksual yang cepat.
1. Periode Kehamilan yang Singkat
Tikus betina memiliki periode kehamilan yang sangat singkat, hanya sekitar 21-23 hari. Hal ini memungkinkan mereka untuk bereproduksi dengan cepat dan menghasilkan banyak keturunan dalam waktu singkat.
2. Jumlah Anak yang Banyak
Seekor tikus betina dapat melahirkan 5-10 anak, bahkan hingga 12 anak dalam satu kelahiran. Jumlah anak yang banyak ini mempercepat pertumbuhan populasi tikus secara eksponensial.
3. Usia Kematangan Seksual yang Cepat
Kebanyakan tikus mencapai kematangan seksual hanya dalam waktu 4-5 minggu setelah lahir. Artinya, mereka dapat mulai bereproduksi dalam waktu yang sangat singkat setelah lahir.
4. Kemudahan Akses ke Rumah
Lubang-lubang kecil pada dinding, celah di bawah pintu, atau bahkan melalui pipa saluran air, memberikan akses mudah bagi tikus untuk memasuki rumah. Kuku-kuku mereka yang tajam memudahkan mereka untuk memanjat dan memasuki bangunan.
5. Penyimpanan Makanan yang Sembarangan
Menyimpan makanan dengan sembarangan, termasuk makanan hewan peliharaan yang terbuka, menjadi daya tarik bagi tikus. Makanan yang mudah diakses menjadi sumber makanan bagi mereka.
6. Makanan Hewan Peliharaan yang Terbuka
Makanan hewan peliharaan yang dibiarkan begitu saja, terutama jika terbuka, merupakan sumber makanan yang mudah didapatkan oleh tikus. Kondisi ini harus dihindari untuk mengurangi daya tarik bagi tikus.
7. Keberadaan Tumbuhan Liar
Tumbuhan liar di sekitar rumah menyediakan tempat persembunyian dan sumber makanan bagi tikus. Membersihkan area sekitar rumah dari tumbuhan liar dapat mengurangi tempat tinggal tikus.
8. Perubahan Musim, Terutama Musim Hujan
Saat musim hujan, tikus mencari tempat perlindungan yang kering dan hangat, seperti rumah. Rumah menjadi tempat berlindung yang ideal bagi tikus dari cuaca buruk.
Cara Efektif Mengusir Tikus
Mengusir tikus memerlukan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan. Beberapa cara efektif yang dapat dilakukan adalah dengan memelihara kucing, menjaga kebersihan rumah, menutup lubang-lubang, memasang perangkap, dan menutup tempat sampah.
1. Memelihara Kucing
Kucing merupakan predator alami tikus dan kehadirannya dapat membantu mengendalikan populasi tikus di sekitar rumah. Kemampuan kucing dalam berburu tikus telah terbukti efektif.
2. Menjaga Kebersihan Rumah dan Membuang Barang Tak Terpakai
Menjaga kebersihan rumah dan membuang barang-barang yang tidak terpakai dapat menghilangkan tempat persembunyian dan sarang tikus. Rumah yang bersih dan rapi akan mengurangi daya tarik bagi tikus.
3. Menutup Lubang dan Celah
Menutup semua lubang dan celah pada dinding, pintu, dan jendela akan mencegah tikus memasuki rumah. Perbaikan yang tepat akan mencegah akses tikus ke dalam rumah.
4. Memasang Perangkap Tikus yang Manusiawi
Perangkap tikus yang manusiawi memungkinkan untuk menangkap tikus hidup tanpa membunuhnya. Setelah tertangkap, tikus harus dipindahkan jauh dari rumah dan lingkungan sekitar.
5. Menutup Tempat Sampah
Menutup tempat sampah dengan rapat akan mencegah tikus mengakses sampah sebagai sumber makanan. Tempat sampah yang tertutup rapat akan mengurangi daya tarik bagi tikus.
Dengan memahami penyebab rajaleanya tikus dan menerapkan strategi pengendalian yang tepat, kita dapat meminimalisir keberadaan tikus di sekitar rumah dan mengurangi risiko penyakit yang dapat mereka sebarkan. Kebersihan, kewaspadaan, dan langkah pencegahan yang konsisten adalah kunci utama dalam mengatasi masalah tikus.






