Kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Arab Saudi pada tahun 2025 menandai babak baru dalam kerja sama ekonomi kedua negara, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI). Kunjungan tersebut menghasilkan kesepakatan besar antara perusahaan teknologi Amerika, Nvidia, dan perusahaan AI baru milik Arab Saudi, Humain.
Kesepakatan ini mencakup penjualan sekitar 18.000 unit chip AI canggih Nvidia ke Humain, menunjukkan ambisi Arab Saudi untuk membangun infrastruktur AI yang kuat.
Investasi Besar-besaran Arab Saudi di Sektor AI
Humain, perusahaan yang didanai oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, berencana membangun pusat data berkapasitas 500 megawatt untuk mendukung pengembangan dan penerapan model AI skala besar.
Tahap pertama proyek ini akan menggunakan chip Nvidia GB300 Blackwell, salah satu chip AI tercanggih yang baru dirilis pada tahun sebelumnya. Proyek ini menandakan komitmen besar Arab Saudi untuk menjadi pemain utama dalam industri AI global.
Nvidia: Pendorong Utama Infrastruktur AI Humain
CEO Nvidia, Jensen Huang, yang ikut serta dalam rombongan Presiden Trump, menyatakan kegembiraannya atas kolaborasi ini. Ia menekankan pentingnya infrastruktur AI untuk Arab Saudi dalam membentuk masa depan teknologi.
Huang menggambarkan proyek ini sebagai transformasi energi Arab Saudi, dari sumber daya alam menjadi kekuatan komputasi AI tingkat tinggi. Nvidia bukan satu-satunya perusahaan yang terlibat; AMD juga akan memasok chip AI untuk Humain.
Teknologi Chip AI Nvidia dan Dampaknya
Chip Nvidia, khususnya seri Blackwell, merupakan komponen penting dalam pengembangan perangkat lunak AI canggih, termasuk model bahasa besar seperti ChatGPT. Kinerja tinggi chip ini memungkinkan pemrosesan data skala besar yang dibutuhkan untuk model AI mutakhir.
Penggunaan chip Nvidia dalam skala besar oleh Humain menunjukkan kepercayaan Arab Saudi pada teknologi dan kapabilitas Nvidia dalam mendukung ambisi AI-nya.
Dampak Geopolitik dan Kompetisi di Industri AI
Kesepakatan ini memiliki implikasi geopolitik yang signifikan, memperkuat hubungan ekonomi antara Amerika Serikat dan Arab Saudi. Presiden Trump sendiri memuji peran Nvidia dalam kesepakatan ini.
Naiknya harga saham Nvidia dan AMD setelah pengumuman kesepakatan ini menunjukkan optimisme pasar terhadap pertumbuhan industri AI dan peran kunci kedua perusahaan tersebut.
Kolaborasi antara Nvidia dan Humain juga menyoroti persaingan yang semakin ketat di industri AI global. Kesepakatan ini memberikan keunggulan kompetitif bagi Arab Saudi dalam pengembangan teknologi AI.
Secara keseluruhan, kesepakatan antara Nvidia dan Humain menandai tonggak penting dalam pengembangan AI di Arab Saudi dan menegaskan posisi Nvidia sebagai pemain kunci dalam industri ini. Proyek ini akan mempercepat perkembangan AI di negara tersebut dan mempengaruhi lanskap geopolitik teknologi global. Keberhasilan proyek ini akan sangat bergantung pada pengelolaan dan pelaksanaan strategi yang tepat oleh Humain, serta inovasi teknologi yang berkelanjutan dari Nvidia dan AMD.






