Persik Kediri menelan pil pahit di laga kandang melawan PSIS Semarang pada Sabtu sore kemarin. Kekalahan 1-2 ini semakin mempersulit posisi Macan Putih di papan bawah klasemen Liga 1. Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Brawijaya Kediri ini menyajikan drama hingga menit-menit akhir. Meskipun bermain dengan semangat tinggi, Persik Kediri gagal memanfaatkan peluang dan akhirnya harus mengakui keunggulan tim tamu.
Performa Persik Kediri yang kurang optimal sepanjang musim ini kembali terlihat dalam pertandingan tersebut. Kegagalan dalam penyelesaian akhir menjadi salah satu faktor utama kekalahan. Berikut analisis lebih detail mengenai jalannya pertandingan dan dampaknya terhadap posisi Persik di klasemen.
Jalannya Pertandingan: Dominasi PSIS Semarang
PSIS Semarang unggul lebih dulu pada menit ke-19 melalui Septian David Maulana. Gol tersebut membuat Laskar Mahesa Jenar memimpin 1-0. Persik Kediri berupaya membalas dengan serangan-serangan balik cepat.
Bayu Otto berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 menjelang akhir babak pertama memanfaatkan umpan matang dari Miftahul Hadi. Skor imbang ini membuat pertandingan semakin menarik di babak kedua.
Pelatih Persik Kediri, Divaldo Alves, melakukan pergantian pemain di babak kedua untuk menambah daya gedor timnya. Namun, strategi tersebut tidak membuahkan hasil maksimal.
Flavio Silva dan Fitra Ridwan beberapa kali mendapatkan peluang emas, namun sayang masih gagal dikonversi menjadi gol. Kegagalan ini dimanfaatkan PSIS Semarang untuk kembali unggul.
Gol Penentu dan Kekalahan Persik Kediri
Pada menit ke-87, PSIS Semarang kembali mencetak gol melalui sundulan Taisei Marukawa memanfaatkan umpan lambung Luthfi Kamal. Gol ini menjadi penentu kemenangan PSIS Semarang dengan skor akhir 2-1.
Kekalahan ini membuat Persik Kediri masih tertahan di posisi juru kunci klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 16 poin. Sementara itu, PSIS Semarang naik ke peringkat ke-8 dengan 29 poin.
Situasi ini semakin memprihatinkan bagi Persik Kediri. Tim pelatih dan manajemen harus segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki performa tim.
Reaksi Pelatih dan Masa Depan Persik Kediri
Divaldo Alves mengakui bahwa timnya telah bermain cukup baik, namun penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Ia juga menyatakan bertanggung jawab penuh atas kekalahan tersebut.
Divaldo Alves siap menerima segala konsekuensi dari manajemen, termasuk kemungkinan pemecatan. Sikap profesionalnya patut diapresiasi meskipun timnya sedang dalam kondisi sulit.
Manajemen Persik Kediri tentunya akan segera melakukan evaluasi dan mengambil langkah-langkah strategis untuk memperbaiki tim. Perubahan signifikan perlu dilakukan untuk memperbaiki posisi Persik di klasemen dan menghindari degradasi. Dukungan dari suporter juga sangat penting bagi Persik Kediri untuk bangkit dari keterpurukan ini. Pertandingan-pertandingan selanjutnya akan menjadi penentu nasib Macan Putih di Liga 1 musim ini. Semoga Persik Kediri dapat segera bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya.






