Kabar pembangunan Sekolah Rakyat di Bandung yang disebut-sebut menggusur Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) A Pajajaran, Jawa Barat, telah menimbulkan keresahan. Istana Kepresidenan pun angkat bicara, memberikan klarifikasi terkait polemik ini.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, memastikan tidak ada penggusuran SLBN A Pajajaran. Rencananya, kedua sekolah akan berada dalam satu lokasi yang terintegrasi.
1. Klarifikasi Istana dan Pemprov Jawa Barat
Hasan Nasbi menegaskan bahwa SLBN A Pajajaran dan Sekolah Rakyat akan dibangun di lokasi yang sama. Pembangunan ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan sekolah yang lebih inklusif.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga telah memberikan pernyataan resmi yang senada. Mereka menekankan bahwa tidak ada penggusuran, melainkan pembangunan ulang kawasan sekolah.
Pembangunan ulang ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif, mengakomodasi baik siswa SLBN maupun siswa Sekolah Rakyat.
2. Relokasi Sementara Siswa SLBN A Pajajaran
Selama proses pembangunan berlangsung, siswa SLBN A Pajajaran akan menempati gedung sementara.
Pemerintah berkomitmen untuk menyediakan gedung sementara yang layak dan memadai bagi siswa berkebutuhan khusus. Gedung ini dirancang untuk mendukung proses belajar mengajar mereka.
Pencarian gedung sementara difokuskan pada tempat yang memenuhi standar kenyamanan dan keamanan siswa. Hal ini untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal.
3. Penjelasan Gubernur Jawa Barat: Renovasi, Bukan Penggusuran
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga memberikan penjelasan terkait isu ini.
Ia menjelaskan bahwa proses yang terjadi bukan penggusuran, melainkan renovasi dan pembangunan Sekolah Rakyat di lokasi SLBN A Pajajaran.
Anggaran renovasi berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum, sementara pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program Kementerian Sosial. Keduanya akan terintegrasi.
Setelah renovasi selesai, siswa SLBN A Pajajaran akan kembali ke sekolah mereka. Sekolah tersebut akan lebih baik dan modern dengan fasilitas yang lengkap.
Para siswa tidak perlu khawatir karena proses relokasi ini hanya bersifat sementara. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar.
Kesimpulannya, klarifikasi dari Istana dan Pemprov Jawa Barat menegaskan bahwa tidak ada penggusuran SLBN A Pajajaran. Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program integrasi dan renovasi untuk menciptakan lingkungan sekolah inklusif yang lebih baik bagi semua siswa.






