One Man One Vote: MK Gugat UU DPR, Akankah Berlaku?

Redaksi

One Man One Vote: MK Gugat UU DPR, Akankah Berlaku?
Sumber: Idntimes.com

Mahkamah Konstitusi (MK) tengah menyidangkan gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Gugatan ini diajukan oleh Zico Leonard Djagardo Simanjuntak dan Zidane Azharian Kemal Pasha, keduanya meminta agar sistem “one man one vote” diterapkan dalam pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) di DPR.

Para pemohon berpendapat bahwa sistem pengambilan suara saat ini, yang didominasi suara fraksi, tidak efektif dan tidak mencerminkan suara rakyat secara utuh. Mereka menilai sistem ini menciptakan jarak antara anggota DPR dan konstituennya.

1. Uji Materi Pasal 171 Ayat (1) Huruf b UU MD3: Menuju “One Man One Vote”

Inti gugatan tertuju pada Pasal 171 ayat (1) huruf b UU MD3. Pasal ini mengatur mekanisme persetujuan atau penolakan RUU oleh fraksi dan anggota DPR secara lisan. Pemohon menilai pasal ini bertentangan dengan prinsip demokrasi.

Mereka mengusulkan penerapan “one man one vote”, di mana setiap anggota DPR wajib menggunakan hak suaranya secara individu. Hal ini dianggap penting untuk memastikan suara rakyat terwakili secara adil dan bertanggung jawab.

Sistem “one man one vote”, menurut para pemohon, akan meningkatkan akuntabilitas anggota DPR kepada rakyat. Anggota DPR tidak lagi hanya menjadi perpanjangan suara fraksi, melainkan benar-benar mewakili suara individu pemilihnya.

2. Dominasi Fraksi dan Jarak dengan Rakyat

Para pemohon menganggap dominasi sistem kolektif berbasis fraksi menciptakan jarak antara anggota DPR dan rakyat.

Sistem ini, menurut mereka, memusatkan kekuasaan di internal partai dan mengabaikan beragam pandangan di parlemen. Akibatnya, anggota DPR cenderung lebih loyal pada kepentingan partai daripada kepentingan rakyat.

Pemohon memohon kepada MK agar menyatakan pasal tersebut bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. Mereka meminta agar persetujuan dan penolakan RUU diputuskan melalui voting individu (“one man one vote”).

3. Uji Materi Pasal 229 UU MD3 dan Pasal 347 Ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu

Selain Pasal 171 ayat (1) huruf b UU MD3, para pemohon juga menguji Pasal 229 UU MD3. Mereka meminta agar semua rapat DPR wajib dilakukan di Gedung DPR, kecuali dalam keadaan tertentu yang telah diinformasikan secara transparan kepada publik.

Gugatan ini dilatarbelakangi kontroversi pembahasan RUU yang dilakukan di luar Gedung DPR. Pemohon mempertanyakan efektivitas penggunaan fasilitas gedung DPR yang telah dibangun dengan uang rakyat.

Terakhir, pemohon juga menguji Pasal 347 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Mereka meminta agar frasa “secara serentak” dimaknai sebagai keserentakan dalam siklus kekuasaan, bukan secara simultan pada hari dan tanggal yang sama.

Permohonan ini sedang dalam proses persidangan di MK di bawah pimpinan Hakim Konstitusi M Guntur Hamzah. Putusan MK akan menentukan arah reformasi sistem legislasi di Indonesia.

Sidang ini menjadi sorotan publik karena menyangkut prinsip demokrasi dan keterwakilan rakyat dalam proses pembuatan undang-undang. Hasilnya diharapkan dapat memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituennya.

Also Read

Tags

Leave a Comment

Slot Maxwin
Live RTP
Slot Dana
https://www.sinamism.com
SLOT367
SLOT367 SLOT367 slot367 gajah55 gajah55 gajah55 https://linktr.ee/SLOTS367ID https://heylink.me/SLOT367_ID/ https://stmik-indonesia.ac.id
https://stiemuarateweh.ac.id https://www.nhm.ac.id https://unidaaceh.ac.id/ https://www.upgrismg.ac.id https://stmt-trisakti.ac.id https://stikfamika.ac.id https://journal.iaialhikmahtuban.ac.id toto macau auto7slot link login auto7slot https://heylink.me/sejoli76/ https://sejoli76.it.com/ sejoli76 sejoli76 sejoli76 sejoli76 https://akarweb.lotsgroup.com/ https://signere.keyforce.no/ https://pimeditor.damensch.com/ https://waynestakeaway.rshosting.no/ https://testlogin2.giftedmatrix.net/ https://api.hrp.test.ibasis.co.uk/ pemantauan perilaku sistem spaceman mengungkap keajegan jalannya sesi pemantauan proses internal mahjong ways 3 mengungkap keajegan jalannya sesi pemantauan siklus internal sweet bonanza mengungkap keajegan jalannya putaran pemantauan struktur sistem princess starlight mengungkap keteraturan alur permainan penelaahan dinamika internal gate of olympus mengungkap pola repetisi terukur observasi pola putaran mahjong ways memperlihatkan konsistensi jalannya sesi observasi teknis permainan mahjong ways menampilkan koherensi jalannya proses pemantauan operasional mahjong ways mengungkap pola interaksi elemen stabil pemetaan alur permainan mahjong ways memperlihatkan pola repetitif terukur penelaahan proses sistem mahjong ways memperlihatkan keajegan jalur putaran penelitian pola output mahjong ways menunjukkan konsistensi kombinasi simbol peninjauan pola interaksi mahjong ways menampilkan konsistensi hubungan simbol perumusan temuan sistem mahjong ways menunjukkan keteraturan jalur permainan studi operasional sistem mahjong ways mengindikasikan keajegan pola output studi perilaku permainan mahjong ways menampilkan pola operasional terukur Analisis Pola Sistem : Mahjong Ways 3 Menunjukkan Konsistensi Distribusi Simbol Antar Sesi Analisis Struktur Output : Sweet Bonanza Menunjukkan Distribusi Hasil yang Relatif Merata Analisis Variabilitas Proses : Princess Starlight Mempertahankan Rentang Fluktuasi yang Terkendali Evaluasi Dinamika Operasional : Spaceman Memperlihatkan Pola Pergerakan yang Terukur dan Stabil Evaluasi Perilaku Algoritmik : Sweet Bonanza Memperlihatkan Repetisi Pola Kombinasi Terukur Kajian Pola Sistematis : Princess Starlight Mengalami Konsistensi Ritme Aktivasi dalam Beberapa Siklus Kajian Sistem Interaktif : Spaceman Menunjukkan Keselarasan Nilai Pergerakan Berbasis Waktu Observasi Dinamika Mekanisme : Gate of Olympus Mengalami Stabilitas Rasio Output Periode Menengah Observasi Kinerja Internal : Mahjong Ways 3 Mengalami Sinkronisasi Pola Aktivasi Bertahap Studi Konsistensi Mekanisme : Gate of Olympus Menampilkan Pola Respons Sistem yang Berulang