Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menyatakan kesiapannya untuk segera menggelar retret kepala daerah gelombang II. Pelaksanaan acara tersebut hanya tinggal menunggu waktu yang tepat dan telah siap dilaksanakan kapan pun.
Meskipun demikian, Bima Arya memastikan seluruh persiapan telah rampung. Lokasi dan konsep acara telah ditentukan, tinggal menunggu konfirmasi jadwal dari pihak terkait.
Kesempatan Kedua Bagi Para Kepala Daerah
Retret kepala daerah gelombang II ini dirancang sebagai kesempatan bagi kepala daerah untuk berdiskusi dan berkolaborasi. Acara ini menjadi wadah penting bagi peningkatan kapasitas dan kapabilitas para pemimpin daerah.
Gelombang kedua ini akan melibatkan kurang lebih 50 kepala daerah. Peserta yang hadir merupakan kepala daerah yang gugatannya tidak berlanjut di Mahkamah Konstitusi (MK) serta mereka yang tidak mengikuti retret gelombang pertama.
Lokasi dan Konsep Acara yang Telah Matang
Dua lokasi telah dipertimbangkan untuk menjadi tempat penyelenggaraan retret ini, yakni Magelang dan Bandung (Institut Pemerintahan Dalam Negeri/IPDN). Konsep acara juga telah selesai disusun dan siap untuk dilaksanakan.
Pihak penyelenggara berharap Presiden dapat hadir dalam acara ini. Kehadiran Presiden akan memberikan dampak positif bagi jalannya acara dan memberikan dukungan moral kepada para kepala daerah.
Tidak Menunggu Proses Pemungutan Suara Ulang (PSU)
Proses pemungutan suara ulang (PSU) di MK tidak akan mempengaruhi jadwal retret kepala daerah gelombang II. Retret ini akan tetap dilaksanakan sesuai rencana, tanpa menunggu selesainya proses PSU.
Penyelenggaraan retret ini diprioritaskan karena dianggap penting untuk membangun sinergi dan koordinasi antar kepala daerah. Hal ini penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Harapan dan Persiapan di Masa Mendatang
Bima Arya berharap retret ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan-kesepakatanyang bermanfaat bagi kemajuan daerah. Semua pihak terkait telah bekerja keras untuk memastikan kesuksesan acara ini.
Dengan persiapan yang matang dan kesiapan dari seluruh pihak, retret kepala daerah gelombang II diharapkan akan menjadi momen penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan daerah di Indonesia.
Meskipun waktu pelaksanaan masih menunggu keselarasan dengan agenda kepala daerah dan kesediaan Presiden untuk hadir, kesiapan penyelenggara sudah optimal. Retret ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar pemerintah daerah, demi kemajuan Indonesia.






