5 Jam Diperiksa Puspomal, Anak Bos Rental Bongkar Fakta Mengejutkan di Balik Penembakan

Sahrul

Agam Muhammad, putra dari Ilyas Abdurrahman, yang menjadi korban penembakan di Rest Area Km 45 Tol Tangerang-Merak, menjalani pemeriksaan di Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal) pada Selasa (7/1/2024) untuk memberikan keterangan terkait insiden tersebut.

“Ya, memang kami ke sini karena adanya panggilan. Kami berada di dalam untuk menceritakan kronologis yang sebenarnya. Butuh waktu lima jam untuk memberikan hal ini,” kata Agam.

Selama pemeriksaan, Agam diminta menjabarkan kronologi kejadian, yang dimulai dari proses penyewaan mobil, pencabutan GPS, aksi pengejaran mobil, hingga pelaporan insiden ke Polsek Cinangka, Banten.

Agam menegaskan bahwa ia menceritakan seluruh rangkaian kejadian tragis tersebut secara bebas tanpa adanya tekanan dari pihak Puspomal.

“Tadi sih tidak menanyakan sih saya untuk perbedaan, cuma dari pihak sini (Puspomal) tidak ada tekanan. Jadi apapun yang terjadi, diceritakan sebenar-benarnya,” ujar Agam.

Agam juga menekankan adanya perbedaan pernyataan yang sebelumnya disampaikan dalam konferensi pers oleh TNI AL.

Namun, Agam memilih untuk tetap fokus pada kronologi kejadian agar kasus ini dapat diungkap dengan jelas dan tuntas.

Klarifikasi pengeroyokan

Agam membantah tuduhan pengeroyokan yang melibatkan 15 orang, sebagaimana yang sempat diberitakan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidaklah benar.

“Oh iya, saya waktu itu bilang tentang adanya statement pengeroyokan 15 orang itu salah besar. Kasus ini harus terang benderang karena harus dikronologikan dari awal. Kalau tidak dari awal, jadi tidak sempurna untuk kasus seperti ini. Malah kami dituduh sebagai pengeroyok,” tegas Agam.

Agam mengungkapkan bahwa setelah ia memberikan penjelasan secara rinci, penyidik Puspomal yang memeriksanya mulai memahami fakta sebenarnya dari kejadian tersebut.

“Setelah kami menerangkan, akhirnya mungkin mereka sudah terbuka. Ternyata kasusnya seperti ini,” tutup Agam.

Berbagai pihak terus mengawal kasus ini demi memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Awal mula

Peristiwa tersebut berawal saat Agam melaporkan dugaan penggelapan mobil Honda Brio milik ayahnya ke Polsek Cinangka, Banten, pada pukul 02.30 WIB. Dalam laporannya, ia membawa sejumlah dokumen pendukung, termasuk BPKB, STNK, dan kunci cadangan.

Namun, meskipun dokumen yang dibawa sudah lengkap, anggota piket yang berjaga, Brigadir Deri dan Bripka Dedi, justru meminta Agam untuk membawa surat resmi dari pihak leasing.

Bukannya mendampingi pelapor, kedua anggota polisi tersebut malah tidak mengambil langkah yang semestinya dan membiarkan laporan itu tanpa ditindaklanjuti.

Also Read

Tags

Leave a Comment

Slot Maxwin
Live RTP
Slot Dana
https://www.sinamism.com
SLOT367
SLOT367 SLOT367 slot367 gajah55 gajah55 gajah55 https://linktr.ee/SLOTS367ID https://heylink.me/SLOT367_ID/ https://stmik-indonesia.ac.id
https://stiemuarateweh.ac.id https://www.nhm.ac.id https://unidaaceh.ac.id/ https://www.upgrismg.ac.id https://stmt-trisakti.ac.id https://stikfamika.ac.id https://journal.iaialhikmahtuban.ac.id toto macau auto7slot link login auto7slot https://heylink.me/sejoli76/ https://sejoli76.it.com/ sejoli76 sejoli76 sejoli76 Sejoli76 Mpo Slot https://akarweb.lotsgroup.com/ https://signere.keyforce.no/ https://pimeditor.damensch.com/ https://waynestakeaway.rshosting.no/ https://testlogin2.giftedmatrix.net/ https://api.hrp.test.ibasis.co.uk/