Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan perombakan di tubuh Komisi I DPR RI. Perubahan ini menandai pergeseran kepemimpinan dalam komisi yang membidangi pertahanan, intelijen, luar negeri, dan komunikasi. Penggantian ini merupakan bagian dari dinamika internal partai dan penyesuaian tugas di parlemen.
DPP PKS secara resmi telah menunjuk Sukamta sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI. Ia menggantikan Ahmad Heryawan (Aher) yang kini bertugas di Komisi II DPR RI.
Pergantian Kepemimpinan di Komisi I DPR RI
Pengumuman pergantian ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, pada Rabu (25/6/2025).
Penunjukan Sukamta diharapkan dapat membawa semangat baru dan strategi baru dalam menjalankan tugas Komisi I.
Aher, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I, kini akan fokus pada tugasnya di Komisi II yang menangani isu-isu pemerintahan dalam negeri.
Komisi II memiliki kewenangan dalam berbagai aspek pemerintahan, mulai dari kepemiluan hingga otonomi daerah.
Profil Sukamta, Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang Baru
Sukamta bukanlah sosok baru di dunia politik. Ia telah menjadi anggota DPR RI sejak tahun 2014.
Sebelum terjun ke dunia politik, Sukamta memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang teknik kimia, yang ia peroleh dari Universitas Gadah Mada.
Ia juga memiliki gelar doktor dari Salford University, Inggris, dengan spesialisasi yang sama.
Pengalamannya di dunia politik diperkuat dengan jabatan sebelumnya sebagai Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri.
Pengalaman dan Keahlian Sukamta
Latar belakang pendidikan dan pengalamannya diyakini akan menjadi aset berharga bagi Komisi I.
Kombinasi keahlian teknik dan pengalaman politiknya diharapkan akan memberikan perspektif yang komprehensif dalam pengambilan keputusan di komisi tersebut.
Penunjukannya sebagai Wakil Ketua Komisi I juga mencerminkan kepercayaan PKS terhadap kemampuan dan kapabilitasnya.
Dampak Pergantian Kepemimpinan Terhadap Komisi I
Pergantian kepemimpinan ini tentunya akan membawa perubahan dinamika di Komisi I DPR RI.
Meskipun demikian, diharapkan pergantian ini akan berjalan lancar dan tidak mengganggu kinerja Komisi I dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
PKS berharap Sukamta dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kinerja Komisi I dalam mengawasi kebijakan pemerintah di bidang pertahanan, intelijen, luar negeri, dan komunikasi.
Kepemimpinan yang baru diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan menghasilkan kebijakan yang lebih baik bagi kepentingan bangsa dan negara.
Pergeseran Ahmad Heryawan ke Komisi II juga menandai dinamika politik internal PKS dan penyesuaian strategi partai dalam parlemen. Dengan pengalamannya sebagai Gubernur Jawa Barat, Aher diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pembahasan kebijakan di Komisi II.
Proses transisi kepemimpinan di Komisi I diharapkan berjalan dengan lancar dan efektif, sehingga tidak mengganggu kinerja komisi dalam menjalankan tugasnya.
Secara keseluruhan, pergantian kepemimpinan di Komisi I DPR RI ini merupakan bagian dari dinamika politik yang wajar dan diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kinerja parlemen dalam menjalankan fungsinya untuk mengawasi pemerintah dan menghasilkan kebijakan yang pro rakyat.






