Kanker payudara merupakan penyakit serius yang membutuhkan penanganan tepat sesuai stadiumnya. Pengobatan bervariasi, mulai dari operasi hingga kemoterapi, tergantung seberapa jauh sel kanker telah menyebar.
Pemahaman tentang stadium kanker payudara sangat penting bagi pasien dan keluarganya. Stadium ini menunjukkan tingkat keparahan penyakit dan membantu dokter menentukan strategi pengobatan yang paling efektif.
Pembagian Stadium Kanker Payudara
Sistem TNM (Tumor, Node, Metastasis) yang dikembangkan oleh American Joint Committee on Cancer (AJCC) adalah metode standar untuk menentukan stadium kanker payudara. Sistem ini mempertimbangkan tiga faktor kunci:
Setiap huruf (T, N, M) diikuti angka yang menunjukkan tingkat keparahan. Misalnya, T1 menunjukkan tumor kecil, sementara T4 menunjukkan tumor besar atau yang telah menyebar secara luas. Huruf “X” menunjukkan bahwa informasi mengenai faktor tersebut tidak tersedia atau tidak dapat dinilai.
Setelah menilai TNM, dokter akan menggabungkan informasi ini untuk menentukan stadium kanker payudara secara keseluruhan, yang berkisar dari stadium 0 hingga stadium IV. Semakin tinggi stadiumnya, semakin luas penyebaran kanker.
Perbedaan Tingkatan Stadium Kanker Payudara
Berikut penjelasan rinci mengenai setiap stadium kanker payudara:
Kanker Payudara Stadium 0
Stadium 0 menunjukan kanker payudara non-invasif atau carcinoma in situ (CIS). Sel kanker abnormal masih terbatas pada saluran susu (ductal carcinoma in situ/DCIS) atau lobulus (lobular carcinoma in situ/LCIS) di dalam payudara dan belum menyebar ke jaringan di sekitarnya.
DCIS memiliki potensi tinggi untuk disembuhkan jika terdeteksi dan ditangani sejak dini. Pengobatan yang umum dilakukan adalah lumpektomi (pengangkatan tumor dan jaringan sekitarnya) atau mastektomi (pengangkatan seluruh payudara). LCIS, meskipun bukan kanker invasif, meningkatkan risiko terkena kanker payudara invasif di kemudian hari, sehingga pemantauan ketat melalui mamografi sangat penting.
Kanker Payudara Stadium I
Stadium I merupakan tahap awal kanker invasif. Tumor berukuran kurang dari 2 cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening regional. Stadium I dibagi lagi menjadi IA dan IB, perbedaannya terletak pada penyebaran ke kelenjar getah bening.
Stadium IA: Tumor kecil, belum menyebar ke kelenjar getah bening. Stadium IB: Tumor kecil, sudah ada sedikit penyebaran ke kelenjar getah bening. Deteksi dini melalui SADARI dan pemeriksaan rutin sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan.
Pengobatan pada stadium ini biasanya meliputi operasi breast-conserving surgery (BCS) atau mastektomi, yang mungkin diikuti radioterapi, kemoterapi, terapi hormon, atau terapi target, tergantung pada karakteristik tumor.
Kanker Payudara Stadium II
Stadium II menandai perkembangan kanker invasif, namun peluang kesembuhan masih tinggi. Ukuran tumor biasanya antara 2-5 cm, dan sudah ada penyebaran ke kelenjar getah bening regional, tetapi belum ada metastasis jauh.
Stadium IIA: Tumor yang lebih kecil, penyebaran ke 1-3 kelenjar getah bening. Stadium IIB: Tumor yang lebih besar (2-5cm) atau tumor lebih besar dari 5 cm tanpa penyebaran ke kelenjar getah bening. Pengobatan umumnya melibatkan operasi (pengangkatan tumor dan kelenjar getah bening), yang mungkin diikuti kemoterapi, terapi hormon, atau terapi target.
Dengan perawatan yang tepat, angka harapan hidup lima tahun setelah diagnosis untuk stadium II dapat mencapai 80%. Pemilihan pengobatan disesuaikan dengan karakteristik individu dan hasil pemeriksaan patologi.
Kanker Payudara Stadium III
Stadium III disebut kanker stadium lanjut lokal. Tumor berukuran lebih dari 5 cm atau telah menyebar secara ekstensif ke kelenjar getah bening regional (lebih dari 3 kelenjar), tetapi belum bermetastasis jauh.
Stadium III dibagi menjadi IIIA, IIIB, dan IIIC, dengan perbedaan terutama pada ukuran tumor dan seberapa luas penyebarannya ke kelenjar getah bening dan jaringan sekitarnya. Pada stadium IIIB, kemoterapi neoadjuvant (sebelum operasi) mungkin diperlukan untuk mengecilkan tumor sebelum operasi.
Kanker Payudara Stadium IV
Stadium IV merupakan stadium metastasis, di mana sel kanker telah menyebar ke organ lain di luar payudara dan kelenjar getah bening regional. Penyebaran ini dapat terjadi ke beberapa organ sekaligus (misalnya, paru-paru, hati, tulang, otak), sehingga gejala klinis dapat bervariasi.
Pada stadium IV, tujuan pengobatan bergeser dari penyembuhan total menjadi pengelolaan penyakit untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang harapan hidup. Pengobatan dapat mencakup kemoterapi, terapi hormon, terapi target, dan perawatan suportif untuk mengelola gejala.
Harapan hidup pada stadium IV bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti lokasi metastasis, jenis tumor, dan respons terhadap pengobatan. Dukungan emosional dan psikososial sangat penting bagi pasien dan keluarga di stadium ini.
Ringkasan Stadium Kanker Payudara
Berikut ringkasan penting mengenai stadium kanker payudara:
Informasi ini bersifat edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti konsultasi medis. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli onkologi untuk mendapatkan diagnosis dan rencana pengobatan yang tepat.






