PT Kereta Api Indonesia (KAI) baru saja menyelesaikan uji coba kereta api Stainless Steel New Generation (SSNG) di Terowongan Garahan, Jember, Jawa Timur. Terowongan bersejarah ini, merupakan salah satu titik kritis jalur kereta api lintas selatan Jawa Timur, menjadi saksi bisu uji coba teknologi kereta api terbaru Indonesia.
Uji coba ini menandai langkah penting KAI dalam modernisasi infrastruktur kereta api. Terowongan Garahan, dengan sejarah dan tantangannya, dipilih sebagai lokasi uji coba karena reputasinya yang legendaris.
Terowongan Garahan: Warisan Sejarah Kolonial
Terowongan Garahan, terletak di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, merupakan warisan kolonial Belanda yang dibangun antara tahun 1901 hingga 1902 oleh Staatsspoorwegen (SS).
Dengan panjang sekitar 113 meter, terowongan ini menjadi bagian vital jalur kereta api menghubungkan Jember dan Banyuwangi. Konstruksinya yang kokoh hingga kini masih aktif digunakan.
Keberadaan terowongan ini menunjukkan perpaduan antara teknologi masa lalu dan kebutuhan transportasi masa kini.
Bayang-Bayang Kerja Paksa dan Pembangunan yang Mendasari
Dibalik megahnya Terowongan Garahan tersimpan sejarah kelam. Pembangunannya melibatkan kerja rodi, sistem kerja paksa yang diterapkan pemerintah kolonial Belanda.
Ribuan pekerja pribumi dipaksa bekerja keras dalam kondisi berbahaya, tanpa jaminan keselamatan dan kesehatan yang memadai.
Banyak pekerja yang meninggal dunia akibat penyakit, kelelahan, dan kecelakaan kerja. Sejarah ini menjadi pengingat penting tentang penderitaan rakyat Indonesia di masa penjajahan.
Dampak Terowongan Garahan bagi Perkembangan Ekonomi
Terowongan Garahan memiliki peran strategis dalam konektivitas dan distribusi logistik di Jawa Timur.
Jalur kereta api yang melintasi terowongan ini menghubungkan Jember dan Banyuwangi, dua daerah pertanian dan perdagangan penting.
Terowongan ini memperpendek waktu tempuh dan meningkatkan efisiensi transportasi barang dan penumpang.
Pesona Terowongan Garahan: Antara Keindahan dan Misteri
Selain nilai sejarahnya, Terowongan Garahan juga menarik minat wisatawan. Keindahan alam sekitarnya, dikelilingi perbukitan hijau, menawarkan pemandangan memukau.
Namun, terowongan ini juga dikenal dengan cerita-cerita mistis yang beredar di masyarakat setempat.
Suara-suara aneh dan penampakan misterius sering dilaporkan, menambah daya tarik tersendiri bagi para pencari pengalaman unik.
Upaya Pelestarian dan Pengembangan Terowongan Garahan
Terowongan Garahan yang berusia lebih dari seabad masih berdiri kokoh. Hal ini menunjukkan pentingnya pelestarian bangunan bersejarah.
Kerja sama pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menjaga dan mempromosikan Terowongan Garahan sebagai destinasi wisata sejarah dan edukatif.
Terowongan Garahan bukan hanya situs bersejarah, tetapi juga bukti kemajuan teknologi infrastruktur di awal abad ke-20.
Dengan nilai sejarah, fungsi, dan keindahannya, Terowongan Garahan berpotensi menjadi destinasi wisata andalan di Jember. Kunjungan ke lokasi ini memberikan pengalaman berharga, memahami sejarah dan perkembangan Indonesia.
Uji coba kereta api SSNG di Terowongan Garahan menandai langkah progresif KAI dalam memajukan sektor transportasi, sekaligus memberikan penghormatan terhadap sejarah dan warisan budaya Indonesia.






