Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha melalui akun Instagram resminya pada Jumat, 6 Juni 2025. Ia menekankan makna pengorbanan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS sebagai teladan dalam kehidupan.
Sri Mulyani menyampaikan betapa kisah Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putra tercintanya, Ismail, sebagai bukti ketaatan kepada Allah SWT, patut ditiru. Kesetiaan dan keikhlasan beliau menjadi contoh nyata dalam menjalani hidup dengan penuh pengabdian dan ketaatan.
Lebih lanjut, Menteri Keuangan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen Idul Adha sebagai pengingat pentingnya memberikan yang terbaik dalam setiap langkah kehidupan. Spirit pengorbanan dan keikhlasan Nabi Ibrahim bisa diimplementasikan dalam berbagai aspek, mulai dari keluarga, pekerjaan, hingga lingkungan sekitar.
Idul Adha bukan hanya sekedar perayaan, tetapi juga momentum untuk meningkatkan keimanan dan mempererat tali silaturahmi. Momen ini sangat tepat untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan menumbuhkan rasa empati dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan.
Makna Idul Adha dan Amalan Sunnah
Idul Adha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, merupakan perayaan besar bagi umat Islam di seluruh dunia. Perayaan ini menandai puncak ibadah haji dan memperingati ketaatan Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT. Makna utama Idul Adha adalah pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT.
Selain melaksanakan ibadah kurban, terdapat amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan menjelang dan selama Idul Adha. Amalan-amalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT.
Puasa Arafah dan Tarwiyah
Puasa Arafah, yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW menganjurkan umat muslim untuk menjalankannya, terutama bagi mereka yang tidak menunaikan ibadah haji. Puasa ini diyakini dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu.
Selain Puasa Arafah, Puasa Tarwiyah, yang dijalankan sehari sebelumnya yaitu tanggal 8 Dzulhijjah, juga merupakan amalan sunnah yang dianjurkan. Kedua puasa ini menambah kekhusyukan dan nilai ibadah dalam rangkaian Idul Adha.
Pemerintah Umumkan Idul Adha 1446 H
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025. Penetapan ini dilakukan setelah melalui sidang isbat yang mempertimbangkan berbagai perhitungan dan informasi terkait hilal.
Sidang isbat merupakan proses penetapan awal bulan dalam kalender Hijriah yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Proses ini melibatkan para ahli falak, tokoh agama, dan perwakilan ormas Islam.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, Abdullah Jaidi, dalam kesempatan tersebut kembali menekankan pentingnya menjalankan amalan sunnah seperti puasa Arafah dan Tarwiyah untuk menambah nilai ibadah dan meningkatkan keimanan di hari raya kurban.
Artikel Terkait
Berikut beberapa artikel terkait yang mungkin menarik minat Anda:
Terkini
Berikut beberapa berita terkini yang mungkin menarik perhatian Anda:
Semoga informasi di atas bermanfaat dan menambah wawasan Anda tentang Idul Adha.





