Artis Jonathan Frizzy (JF) atau Ijonk resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan vape cair mengandung obat keras etomidate. Polisi mengungkapkan keterlibatan aktif Ijonk dalam proses penyelundupan tersebut, mulai dari pemesanan hingga pengawasan pengiriman.
Penyelidikan polisi mengungkap peran penting Ijonk dalam jaringan ini. Ia tidak hanya memesan vape tersebut, tetapi juga berperan aktif dalam seluruh proses penyelundupan.
Peran Aktif Jonathan Frizzy dalam Penyelundupan Vape Etomidate
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Ronald FC Sipayung, menjelaskan peran Ijonk dalam konferensi pers pada Senin (5/5/2024). Ijonk menghubungi seorang tersangka yang disebut ESD untuk membeli cartridge pod berisi cairan etomidate.
Tidak hanya itu, Ijonk juga menyiapkan kurir untuk mengambil vape tersebut. Vape yang mengandung etomidate ini dibawa oleh tersangka BTR langsung dari Malaysia.
Ijonk berperan dalam memonitor dan memfasilitasi pengambilan cartridge pod berisi cairan etomidate. Ia bertindak sebagai koordinator dan pengawas dalam seluruh proses pengiriman.
Jumlah Vape dan Pembagiannya
Tersangka BTR membawa 100 buah vape etomidate dari Malaysia. Sebagian dari vape tersebut, yaitu 40 buah, merupakan milik Ijonk.
Jumlah vape etomidate yang dibawa tersangka BTR cukup signifikan. Ini menunjukkan skala operasi penyelundupan yang cukup besar.
Penggunaan Grup WhatsApp untuk Mengatur Pengiriman
Ijonk diduga menggunakan grup WhatsApp bernama ‘Berangkat’ untuk mengatur pengiriman vape etomidate. Grup ini digunakan untuk mengontrol dan memantau proses pengiriman obat keras tersebut.
Anggota grup ‘Berangkat’ terdiri dari Ijonk, tersangka ER, BTR, dan EDS. Grup ini difungsikan untuk membahas seluruh aspek penyelundupan, mulai dari keberangkatan hingga kedatangan di Jakarta.
Dalam grup tersebut, Ijonk juga memberikan informasi terkait penginapan dan hotel di Kuala Lumpur. Ia juga berperan dalam memastikan kelancaran proses membawa vape etomidate ke Jakarta.
Lebih lanjut, Ijonk juga memberikan informasi penting mengenai penginapan. Hal ini memperlihatkan perannya yang sangat penting dalam keberhasilan pengiriman barang ilegal tersebut.
Selain itu, Ijonk juga berperan dalam mengawasi proses pengiriman. Ia berkomunikasi di dalam grup tersebut untuk memastikan agar vape etomidate dapat melewati pemeriksaan bea cukai.
Peran pengawasan Ijonk sangat krusial. Ia memastikan barang tersebut dapat lolos dari pengawasan petugas bea cukai.
Kesimpulan
Penetapan Jonathan Frizzy sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan vape etomidate menunjukkan keterlibatannya yang aktif dan terorganisir dalam kejahatan ini. Perannya meluas dari sekadar pemesanan hingga pengaturan logistik dan pengawasan pengiriman, menandakan perencanaan yang matang dan koordinasi yang efektif di antara para tersangka. Kasus ini menjadi pengingat akan bahaya peredaran obat-obatan terlarang dan pentingnya pengawasan ketat terhadap peredaran barang-barang ilegal.
Kasus ini menunjukkan betapa seriusnya masalah peredaran obat-obatan terlarang di Indonesia dan pentingnya upaya penegakan hukum yang tegas.






