Rahasia Tanaman Bioluminesensi: Menyala di Kegelapan?

Redaksi

Rahasia Tanaman Bioluminesensi: Menyala di Kegelapan?
Sumber: Detik.com

Diperkirakan terdapat 8 juta spesies tanaman di Bumi, masing-masing dengan karakteristik unik. Beberapa di antaranya bahkan memiliki kemampuan luar biasa: menyala dalam gelap. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Fenomena tanaman yang mampu ‘menyala’ di malam hari, baik pada daun maupun bunganya, menarik perhatian para peneliti. Sebagian besar disebabkan oleh kemampuan memantulkan cahaya. Namun, ada pula jenis tanaman yang mampu menghasilkan cahaya alami melalui rekayasa genetika.

5 Tanaman yang Mampu Menyala dalam Gelap

Berikut beberapa contoh tanaman yang dikenal karena kemampuannya ‘menyala’ dalam gelap, dengan beragam mekanisme yang berbeda.

1. Firefly Petunia

Firefly Petunia, dengan bunga yang unik, memancarkan cahaya alami berwarna hijau tanpa bantuan sumber cahaya eksternal.

Kemampuan bioluminesensi ini dihasilkan melalui rekayasa genetika. Para ilmuwan memasukkan gen dari jamur bioluminesensi *Neonothopanus nambi*, yang menghasilkan reaksi pemancar cahaya dengan molekul asam kafeat.

Gen jamur memungkinkan tanaman menghasilkan enzim yang mengubah asam kafeat menjadi luciferin (molekul pemancar cahaya), lalu mendaur ulangnya kembali menjadi asam kafeat, menciptakan siklus pemancaran cahaya.

2. Evening Primrose

Evening primrose, dengan warna kuningnya yang mencolok, tidak benar-benar ‘menyala’ dalam gelap. Namun, warna bunganya yang cerah membuatnya tampak bersinar di malam hari.

Keunikan evening primrose terletak pada ritme hariannya. Bunga ini menutup di siang hari dan mekar di malam hari pada waktu tertentu, menciptakan tampilan yang menonjol di antara kegelapan.

3. Glowing Moss

Glowing moss (*Schistostega pennata*) adalah lumut yang beradaptasi dengan lingkungan gelap. Ia mampu menyerap dan memantulkan cahaya dengan cara yang unik.

Sel-sel permukaan lumut memiliki lensa-lensa kecil yang memfokuskan cahaya redup ke dasar sel. Di sana, kloroplas bergerak untuk mengumpulkan cahaya. Cahaya hijau fluoresensi yang dihasilkan berasal dari pantulan cahaya yang difokuskan oleh kloroplas.

4. Moon Flower

Moon Flower (*Ipomoea alba*) tidak menghasilkan cahaya sendiri. Bunga putih ini tampak bersinar karena memantulkan cahaya, terutama cahaya bulan.

Keunikannya terletak pada waktu mekarnya. Moon Flower mekar di malam hari, sehingga pantulan cahaya putihnya semakin menonjol di kegelapan.

5. Dusty Miller

Dusty Miller, tanaman rendah asli Mediterania, memiliki daun-daun berbulu halus yang lebat.

Bulunya yang lebat membuat daun tampak keperakan dan bersinar, terutama saat terkena cahaya bulan di malam hari. Hal ini menciptakan efek ‘bercahaya’ pada tanaman.

Keberagaman mekanisme yang memungkinkan tanaman ‘menyala’ di gelap menunjukkan kekayaan dan kompleksitas alam. Mulai dari rekayasa genetika hingga adaptasi alami, tanaman-tanaman ini menawarkan keajaiban biologi yang menakjubkan.

Also Read

Tags

Leave a Comment

Slot Maxwin
Live RTP
Slot Dana
https://www.sinamism.com
SLOT367
SLOT367 SLOT367 slot367 gajah55 gajah55 gajah55 https://linktr.ee/SLOTS367ID https://heylink.me/SLOT367_ID/ https://stmik-indonesia.ac.id
https://stiemuarateweh.ac.id https://www.nhm.ac.id https://unidaaceh.ac.id/ https://www.upgrismg.ac.id https://stmt-trisakti.ac.id https://stikfamika.ac.id https://journal.iaialhikmahtuban.ac.id toto macau auto7slot link login auto7slot https://heylink.me/sejoli76/ https://sejoli76.it.com/ sejoli76 sejoli76 sejoli76 sejoli76 Sejoli76 Mpo Slot https://akarweb.lotsgroup.com/ https://signere.keyforce.no/ https://pimeditor.damensch.com/ https://waynestakeaway.rshosting.no/ https://testlogin2.giftedmatrix.net/ https://api.hrp.test.ibasis.co.uk/ Audit Struktur Permainan : Mahjong Ways Mengindikasikan Konsistensi Mekanisme Dasar Eksaminasi Operasional : Mahjong Ways Mengindikasikan Keselarasan Distribusi Simbol Identifikasi Pola Kerja : Mahjong Ways Menampilkan Keteraturan Siklus Internal Investigasi Teknis : Mahjong Ways Menampilkan Pola Interaksi Simbol yang Stabil Pemantauan Sistematis : Mahjong Ways Menunjukkan Stabilitas Alur Permainan Pemetaan Dinamika Sistem : Mahjong Ways Memperlihatkan Repetisi Terukur Penelaahan Mekanisme : Mahjong Ways Memperlihatkan Kesinambungan Struktur Putaran Penelitian Fungsional : Mahjong Ways Mengungkap Keajegan Hasil Antar Periode Peninjauan Algoritmik : Mahjong Ways Menyajikan Koherensi Proses Permainan Perumusan Temuan Sistem : Mahjong Ways Mengungkap Regularitas Aliran Permainan Analisis Distribusi Simbol : Mahjong Ways Menunjukkan Kestabilan Frekuensi Kemunculan Analisis Sinkronisasi Sistem : Mahjong Ways Mengindikasikan Keselarasan Mekanisme Audit Struktur Permainan : Mahjong Ways Mengindikasikan Keselarasan Siklus Internal Eksaminasi Frekuensi Simbol : Mahjong Ways Menunjukkan Distribusi Stabil Antar Sesi Evaluasi Kinerja Sistem : Mahjong Ways Menunjukkan Stabilitas Operasional Antar Sesi Evaluasi Mekanisme Internal : Mahjong Ways Menampilkan Keteraturan Aliran Simbol Identifikasi Pola Kerja : Mahjong Ways Memperlihatkan Keteraturan Struktur Internal Investigasi Algoritmik : Mahjong Ways Memperlihatkan Koherensi Proses Permainan Kajian Dinamika Sistem : Mahjong Ways Mengindikasikan Repetisi Terukur pada Setiap Sesi Kajian Pola Internal : Mahjong Ways Memperlihatkan Regularitas Putaran Permainan Observasi Pola Putaran : Mahjong Ways Memperlihatkan Konsistensi Jalannya Sesi Observasi Teknis Permainan : Mahjong Ways Menampilkan Koherensi Jalannya Proses Pemantauan Operasional : Mahjong Ways Mengungkap Pola Interaksi Elemen yang Stabil Pemetaan Alur Permainan : Mahjong Ways Memperlihatkan Pola Repetitif Terukur Penelaahan Proses Sistem : Mahjong Ways Memperlihatkan Keajegan Jalur Putaran Penelitian Pola Output : Mahjong Ways Menunjukkan Konsistensi Kombinasi Simbol Peninjauan Pola Interaksi : Mahjong Ways Menampilkan Konsistensi Hubungan Simbol Perumusan Temuan Sistem : Mahjong Ways Menunjukkan Keteraturan Jalur Permainan Studi Operasional Sistem : Mahjong Ways Mengindikasikan Keajegan Pola Output Studi Perilaku Permainan : Mahjong Ways Menampilkan Pola Operasional yang Terukur