Hari Jumat, Sayyidul Ayyam atau pemimpin segala hari, memiliki kedudukan mulia dalam Islam. Umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal ibadah di hari ini, karena doa dan amalan diyakini lebih mudah dikabulkan. Salah satu amalan yang populer adalah amalan khusus Jumat untuk mendatangkan rezeki tak terduga, sebagaimana diajarkan oleh KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul.
Amalan Rezeki Tak Terduga dari Abah Guru Sekumpul
Amalan ini diyakini dapat memperlancar rezeki dan keberkahan. Abah Guru Sekumpul mengajarkan pentingnya berikhtiar, baik secara lahir maupun batin, melalui usaha dan doa.
Amalan tersebut berupa bacaan doa yang diulang sebanyak 70 kali pada hari Jumat. Doa ini diharapkan dapat mendatangkan rezeki yang melimpah dan tidak terduga.
Bacaan Doa dan Waktu Pelaksanaan
Doa yang diajarkan Abah Guru Sekumpul untuk mendapatkan rezeki tak terduga adalah sebagai berikut:
اَللّٰهُمَّ اَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ وَبِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ
(Allahumma aghninii bifadhlika ‘amman siwaka wabi halalika ‘an haromika)
Artinya kurang lebih: “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu, dan dengan yang halal dari yang haram.”
Waktu pembacaan doa ini fleksibel, dapat dilakukan di pagi hari, setelah sholat Jumat, atau bahkan di sore hari (ashar). Yang terpenting adalah melakukannya di hari Jumat.
Asal-Usul Amalan dan Hikmahnya
Amalan ini, menurut penuturan Abah Guru Sekumpul, berasal dari Sayyidina Anas bin Malik yang meminta doa kepada Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW mendoakan agar Sayyidina Anas dikaruniai banyak anak yang sholeh dan rezeki yang berlimpah.
Rezeki yang melimpah ini diharapkan dapat memudahkan dalam menjalankan ibadah. Abah Guru Sekumpul menekankan pentingnya menggabungkan usaha dan doa untuk mencapai keberkahan. Allah SWT yang menentukan rezeki, namun manusia diwajibkan untuk berusaha.
Meskipun amalan ini diyakini membawa keberkahan, penting diingat bahwa keberhasilan usaha dan terkabulnya doa tetap berada di tangan Allah SWT. Keberuntungan dan rezeki merupakan karunia Allah yang tak terhingga, dan amalan ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi pembaca.






