Rahasia Idul Adha: 9 Hadits Wajib Paham Setiap Muslim

Redaksi

Rahasia Idul Adha: 9 Hadits Wajib Paham Setiap Muslim
Sumber: Liputan6.com

Idul Adha, perayaan kurban yang penuh makna, diperkirakan jatuh pada tanggal 6 Juni 2025 menurut prediksi Kementerian Agama RI. Momentum ini tak hanya dirayakan dengan sukacita berkumpul bersama keluarga, tetapi juga menjadi waktu yang tepat bagi umat Muslim untuk memperdalam pemahaman tentang ibadah kurban dan hikmah di baliknya. Memahami hadits-hadits terkait Idul Adha menjadi kunci untuk melaksanakan ibadah kurban dengan penuh keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Ibadah kurban bukan sekadar ritual, melainkan bentuk pengorbanan yang meneladani kisah Nabi Ibrahim AS. Hadits-hadits menjelaskan keutamaan, tata cara, dan hikmah di baliknya, memberikan panduan bagi umat Muslim dalam melaksanakannya.

Barangsiapa Mampu Namun Tak Berkurban, Jangan Dekati Tempat Shalat Kami

Sebuah hadits dari Abu Hurairah menyebutkan Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mempunyai kemampuan, tetapi ia tidak berkurban maka janganlah ia mendekati (menghampiri) tempat shalat kami.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

Hadits ini menekankan pentingnya berkurban bagi mereka yang mampu secara ekonomi. Keengganan berkurban bagi yang mampu menunjukkan kurangnya kesadaran akan ajaran agama dan rasa syukur.

Keutamaan Berkurban di Hari Raya Idul Adha

Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan.” (Hadits Hasan, riwayat al-Tirmidzi dan Ibn Majah).

Hewan kurban, menurut hadits ini, akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Darahnya akan sampai kepada Allah sebelum menetes ke tanah, menekankan keistimewaan amalan ini.

Hukum Melaksanakan Kurban

Rasulullah SAW bersabda, “Aku diperintahkan untuk berkurban, dan berkurban bagi kalian adalah sunnah.”

Hadits ini menjelaskan bahwa kurban hukumnya sunnah muakkadah, sangat dianjurkan untuk dilakukan. Meskipun bukan fardhu, pahala dan keutamaan kurban sangat besar.

Tidak Ada Amalan yang Lebih Dicintai Allah Selain Menyembelih Hewan Kurban

Dalam hadits dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah pada hari nahr manusia beramal suatu amalan yang lebih dicintai oleh Allah daripada mengalirkan darah dari hewan qurban.” (HR. Ibnu Majah dan Tirmidiz. Hadits ini dhaif menurut Syaikh Al Albani).

Meskipun status hadits ini dhaif, pesan moralnya tetap relevan dan perlu direnungkan. Keutamaan berkurban tetap ditekankan dalam berbagai riwayat.

Keutamaan Setiap Rambut Hewan Kurban

Hadits dari Abu Daud melalui Zaid bin Arqam menjelaskan pertanyaan para sahabat kepada Rasulullah SAW tentang hewan kurban. Rasulullah SAW menjawab, “Setiap rambut terdapat kebaikan.” (HR. Ibnu Majah. Hadits ini dhaif jiddan menurut Syaikh Al Albani).

Sekali lagi, meski dhaif, hadits ini menguatkan pandangan tentang keutamaan setiap bagian hewan kurban. Hal ini menunjukkan betapa besar nilai ibadah kurban di sisi Allah.

Contoh Kurban Rasulullah SAW

Rasulullah SAW berkurban dengan dua ekor kambing kibasy putih yang telah tumbuh tanduknya. Beliau menyembelihnya sendiri, membaca basmalah dan takbir. (HR. Bukhari dan Muslim).

Kisah ini memberikan contoh nyata bagaimana Rasulullah SAW melaksanakan kurban. Hal ini bisa menjadi pedoman bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah ini.

Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban

Hadits dari Aisyah RA menjelaskan Rasulullah SAW memerintahkan untuk menyiapkan pisau yang diasah, kemudian menyembelih domba sambil berdoa. (Hadits Shahih Riwayat Muslim).

Detail ini menunjukkan pentingnya kesiapan dan kehati-hatian dalam proses penyembelihan hewan kurban.

Hewan Kurban yang Tidak Sah

Ada empat hewan yang tidak sah untuk dikurbankan: yang buta, sakit, pincang, dan kurus tidak berlemak. (Hadits Hasan Shahih, riwayat al-Tirmidzi dan Abu Dawud).

Penting untuk memperhatikan kondisi fisik hewan kurban agar ibadah tetap sah dan sesuai tuntunan.

Patungan Kurban

Jabir bin Abdillah meriwayatkan bahwa pada tahun Hudaibiyah, mereka berkurban bersama Rasulullah SAW dengan sistem patungan, seekor unta untuk tujuh orang dan seekor sapi untuk tujuh orang. (Hadits Shahih, riwayat Muslim, Abu Dawud, al-Tirmidzi dan Ibn Majah).

Sistem patungan ini diperbolehkan, terutama untuk hewan kurban yang berukuran besar. Hal ini memudahkan bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Kesimpulannya, memahami hadits-hadits tentang Idul Adha memberikan pemahaman yang mendalam tentang ibadah kurban. Dari keutamaan hingga tata cara, semua tertuang dalam tuntunan yang disampaikan Rasulullah SAW. Semoga pemahaman ini semakin meningkatkan ketaatan dan keikhlasan kita dalam melaksanakan ibadah kurban.

Also Read

Tags

Leave a Comment

Slot Maxwin
Live RTP
Slot Dana
https://www.sinamism.com
SLOT367
SLOT367 SLOT367 slot367 gajah55 gajah55 gajah55 https://linktr.ee/SLOTS367ID https://heylink.me/SLOT367_ID/ https://stmik-indonesia.ac.id
https://stiemuarateweh.ac.id https://www.nhm.ac.id https://unidaaceh.ac.id/ https://www.upgrismg.ac.id https://stmt-trisakti.ac.id https://stikfamika.ac.id https://journal.iaialhikmahtuban.ac.id toto macau auto7slot link login auto7slot https://heylink.me/sejoli76/ https://sejoli76.it.com/ sejoli76 sejoli76 sejoli76 Sejoli76 Mpo Slot https://akarweb.lotsgroup.com/ https://signere.keyforce.no/ https://pimeditor.damensch.com/ https://waynestakeaway.rshosting.no/ https://testlogin2.giftedmatrix.net/ https://api.hrp.test.ibasis.co.uk/