PSMS Medan Raih Kemenangan Penting di Liga 2, Pertahankan Harapan di Playoff Degradasi
PSMS Medan berhasil meraih kemenangan krusial atas Nusantara United dengan skor tipis 1-0 dalam laga tandang di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Kamis (30/1/2025). Kemenangan ini menjaga asa PSMS Medan untuk bertahan di Liga 2, sekaligus memberikan suntikan semangat di tengah perjuangan berat mereka di playoff degradasi. Gol tunggal yang dicetak Imam Bagus di masa injury time menjadi penentu kemenangan dramatis tersebut.
Kemenangan ini terasa lebih manis mengingat jalannya pertandingan yang cukup menegangkan. Sejumlah kontroversi terjadi, termasuk penalti yang diberikan kepada Nusantara United dan dipertanyakan oleh kubu PSMS. Namun, keberuntungan berpihak pada PSMS saat kiper Fakhrurrazi Quba sukses menggagalkan tendangan penalti lawan.
Drama di Stadion Kebo Giro: Kemenangan Tipis PSMS Medan
Pertandingan antara PSMS Medan dan Nusantara United berlangsung sengit sejak menit awal. Nusantara United mencoba menguasai jalannya pertandingan dengan serangan-serangan cepat. Namun, pertahanan PSMS yang kokoh dan penampilan gemilang Fakhrurrazi Quba di bawah mistar gawang berhasil meredam gempuran lawan.
Pada babak kedua, drama terjadi. Wasit memberikan penalti kepada Nusantara United yang langsung diprotes keras oleh tim PSMS. Protes tersebut dilatarbelakangi dugaan pelanggaran terhadap bek PSMS, Sebastijan Antic, yang tidak diganjar kartu oleh wasit. Meskipun penalti diberikan, keberuntungan masih berpihak kepada PSMS. Vladimir Everton, eksekutor penalti Nusantara United, gagal mencetak gol karena tendangan pertamanya dianggap terlalu lama. Pada kesempatan kedua, Fakhrurrazi Quba kembali menjadi pahlawan dengan sukses menepis tendangan penalti tersebut.
PSMS memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan intensitas serangan. Akhirnya, di menit ke-92, Imam Bagus berhasil mencetak gol kemenangan setelah menerima umpan matang. Gol tersebut memastikan kemenangan tipis namun krusial bagi PSMS Medan.
Peran Vital Imam Bagus dan Penampilan Gemilang Fakhrurrazi Quba
Imam Bagus, pencetak gol kemenangan, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil tersebut. Ia menekankan kerja keras tim sebagai kunci keberhasilan. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya tetap fokus pada tiga laga sisa untuk memastikan PSMS bertahan di Liga 2.
Sementara itu, Fakhrurrazi Quba tampil luar biasa di bawah mistar gawang. Ia berhasil menjadi penentu kemenangan dengan penyelamatan krusial, terutama saat menggagalkan tendangan penalti Nusantara United. Penampilannya patut diapresiasi sebagai salah satu kunci keberhasilan PSMS mengamankan tiga poin penting.
Tantangan ke Depan: Cedera Pemain dan Tiga Laga Penentu
Kemenangan PSMS Medan diwarnai sedikit kabar kurang menyenangkan. Rachmad Hidayat mengalami cedera hamstring, sementara Muhammad Kanu mengalami dislokasi lutut dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut melalui MRI. Pelatih Nil Maizar pun memberikan penjelasan terkait kondisi kedua pemain tersebut dan berharap cedera tersebut tidak terlalu serius.
PSMS Medan kini mengoleksi sembilan poin dan masih menyisakan tiga pertandingan lagi. Dua laga akan dimainkan di kandang sendiri. Pelatih Nil Maizar mengingatkan pemainnya untuk tetap rendah hati dan tidak jemawa meskipun telah meraih kemenangan penting. Tiga laga sisa ini menjadi penentu nasib PSMS Medan di Liga 2 musim depan. Perjuangan belum berakhir, dan fokus tetap tertuju pada konsistensi performa untuk mengamankan posisi aman di playoff degradasi. Kemenangan ini memberikan modal berharga, namun kewaspadaan tetap menjadi kunci menuju target utama.






