IFSC World Cup Panjat Tebing 2025 di Bali tinggal menghitung hari. Ajang bergengsi ini akan diselenggarakan di Peninsula Island, Nusa Dua, pada 2-4 Mei mendatang. Segala persiapan pun tengah dikebut untuk memastikan acara berjalan lancar dan sukses.
Ketua Organizing Committee, Irjen Herry Heryawan, menyatakan optimismenya terkait kesiapan acara tersebut. Ia menekankan bahwa Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah, sebuah kebanggaan tersendiri bagi negara.
Kesuksesan IFSC World Cup Bali 2025: Sebuah Perpaduan Olahraga dan Pariwisata
Herry Heryawan, yang juga menjabat Kapolda Riau, menganggap IFSC World Cup ini sebagai lebih dari sekadar kompetisi.
Acara ini menjadi kesempatan emas untuk mempromosikan pariwisata olahraga di Indonesia, khususnya Bali. Keindahan Peninsula Island diharapkan mampu memberikan pengalaman tak terlupakan bagi atlet dan pengunjung.
Ia menekankan sinergi antara olahraga, budaya, dan pariwisata dalam satu event besar yang akan menjadi daya tarik tersendiri.
Persiapan Venue dan Kerjasama Antar Instansi
Event Director IFSC World Cup Bali 2025, Robertus Robet, menyampaikan progres pembangunan venue yang telah mencapai 80-90 persen.
Pemasangan dinding panjat tebing ditargetkan rampung seminggu sebelum acara dimulai. Kerjasama antar instansi berjalan baik dan lancar.
Kemenpora, kepolisian, dan Pemprov Bali turut andil besar dalam kesuksesan persiapan ini. Dukungan tersebut meliputi perizinan, penyediaan sarana dan prasarana, serta keterlibatan sumber daya manusia lokal.
Pendanaan dan Sponsor
Pengadaan anggaran masih dalam proses finalisasi. Penyelenggara optimistis pendanaan akan tercukupi berkat kolaborasi dengan sponsor dan dukungan pemerintah.
Antusiasme Tinggi Peserta Internasional
Keberhasilan penyelenggaraan juga terlihat dari antusiasme peserta internasional. Jumlah pendaftar telah mencapai angka yang signifikan.
Sebanyak 193 atlet dari 29 negara telah memastikan partisipasinya dalam berbagai kategori. Kategori tersebut meliputi lead putra, lead putri, speed putra, dan speed putri.
- Kategori lead putra diikuti 53 atlet.
- Kategori lead putri diikuti 50 atlet.
- Kategori speed putra diikuti 54 atlet.
- Kategori speed putri diikuti 36 atlet.
Jumlah peserta ini berpotensi bertambah hingga hari pelaksanaan.
IFSC World Cup Panjat Tebing 2025 di Bali tampaknya akan menjadi sebuah event yang spektakuler. Kerja keras panitia dan dukungan berbagai pihak menjadi kunci utama untuk menyukseskan acara berskala internasional ini dan mengangkat citra pariwisata Indonesia di mata dunia.
Suksesnya penyelenggaraan ini diharapkan mampu mendorong perkembangan panjat tebing di Indonesia dan mengilhami generasi muda untuk menekuni olahraga ini. Semoga acara ini berjalan lancar dan mencapai target yang diharapkan.






