Pendiri Lonely Planet: Rahasia di Balik Penolakannya ke Bali

Redaksi

Pendiri Lonely Planet: Rahasia di Balik Penolakannya ke Bali
Sumber: Detik.com

Pendiri Lonely Planet, Tony Wheeler, baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan. Ia merilis daftar destinasi yang tak ingin ia kunjungi lagi dalam waktu dekat. Daftar tersebut, yang dipublikasikan di blog pribadinya berjudul “I’m Not Going There Anymore,” mencakup beberapa negara dan bahkan destinasi wisata populer seperti Bali.

Keputusan Wheeler ini didasari pada pertimbangan pribadi dan prinsip yang kuat, bukan sekadar preferensi wisata biasa. Usia 78 tahun tak menghalangi kepeduliannya terhadap isu global dan hak asasi manusia.

Rusia: Perang Ukraina dan Tragedi MH17

Pertama dalam daftar hitam Wheeler adalah Rusia. Ia menyatakan penolakan kerasnya terhadap invasi Rusia ke Ukraina.

Wheeler menghubungkan keputusannya dengan tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 pada tahun 2014. Insiden tersebut menewaskan 298 orang, termasuk 27 warga Australia.

Menurutnya, keterlibatan Rusia dalam tragedi MH17 dan perang di Ukraina membuatnya tak dapat mengunjungi negara tersebut selama rezim Putin berkuasa. Ia mengutuk tindakan Putin yang dianggapnya membunuh orang-orang tak bersalah.

Arab Saudi: Catatan Hak Asasi Manusia yang Buruk

Negara berikutnya yang masuk daftar adalah Arab Saudi. Meskipun Arab Saudi gencar mengembangkan industri pariwisatanya, Wheeler tetap menolak untuk mengunjunginya.

Ia tak bisa memisahkan pesona wisata dengan catatan hak asasi manusia yang buruk di negara tersebut.

Pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi dan laporan kekerasan terhadap pekerja rumah tangga Afrika Timur menjadi alasan utama penolakannya. Wheeler menilai hal tersebut tidak bisa diabaikan.

Pengalamannya menyaksikan upaya penyelamatan cheetah dari perdagangan ilegal ke Arab Saudi untuk dijadikan hewan peliharaan semakin memperkuat pendiriannya. Hewan-hewan tersebut akhirnya dibunuh setelah dewasa. Menurutnya, praktik tersebut tidak dapat dibenarkan.

Amerika Serikat: Politik Dalam Negeri yang Memprihatinkan

Amerika Serikat, negara tempat Wheeler pernah tinggal hampir satu dekade, juga masuk daftar hitamnya.

Meskipun memiliki banyak teman di AS, kondisi politik saat ini, khususnya kembalinya pengaruh Trump dan kroni-kroninya, membuatnya enggan kembali.

Wheeler secara tegas menyatakan bahwa AS saat ini berada di peringkat paling bawah dalam daftar perjalanannya.

Bali: Kemacetan yang Tak Tertahankan

Yang mengejutkan, Bali juga termasuk dalam daftar destinasi yang dihindari Wheeler.

Meskipun ia mengakui keindahan Bali dan baru saja menghadiri reuni penulis perjalanan di sana, Wheeler merasa pulau tersebut terlalu padat.

Kemacetan yang luar biasa menjadi alasan utama. Ia menyatakan tak akan kembali ke Bali hingga masalah kemacetan tersebut teratasi secara signifikan.

Hanya alasan yang sangat kuat yang dapat membuatnya mempertimbangkan untuk mengunjungi Bali kembali.

Kesimpulannya, daftar destinasi yang dihindari Tony Wheeler mencerminkan keprihatinannya terhadap isu-isu global, hak asasi manusia, dan dampak pariwisata berlebih. Keputusannya ini mengingatkan kita untuk mempertimbangkan lebih dari sekadar keindahan suatu tempat saat merencanakan perjalanan, tetapi juga dampak perjalanan kita terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.

Also Read

Tags

Leave a Comment

Slot Maxwin
Live RTP
Slot Dana
https://www.sinamism.com
SLOT367
SLOT367 SLOT367 slot367 gajah55 gajah55 gajah55 https://linktr.ee/SLOTS367ID https://heylink.me/SLOT367_ID/ https://stmik-indonesia.ac.id
https://stiemuarateweh.ac.id https://www.nhm.ac.id https://unidaaceh.ac.id/ https://www.upgrismg.ac.id https://stmt-trisakti.ac.id https://stikfamika.ac.id https://journal.iaialhikmahtuban.ac.id toto macau auto7slot link login auto7slot https://heylink.me/sejoli76/ https://sejoli76.it.com/ sejoli76 sejoli76 sejoli76 Sejoli76 Mpo Slot https://akarweb.lotsgroup.com/ https://signere.keyforce.no/ https://pimeditor.damensch.com/ https://waynestakeaway.rshosting.no/ https://testlogin2.giftedmatrix.net/ https://api.hrp.test.ibasis.co.uk/