Pendaki Selamat dari Bom, Terjebak di Perbatasan Iran!

Redaksi

Pendaki Selamat dari Bom, Terjebak di Perbatasan Iran!
Sumber: Detik.com

Petualangan pendakian Profesor Felguni Dey di Gunung Damavand, Iran, berakhir tragis. Bukan karena tantangan alamiah gunung yang terkenal itu, melainkan karena konflik geopolitik yang membuatnya terdampar di perbatasan.

Profesor geografi asal Kolkata, India ini tiba di Iran pada 6 Juni 2025 dengan rencana mendaki Gunung Damavand. Namun, badai salju memaksanya membatalkan pendakian dan berupaya pulang.

Serangan Udara dan Rencana Evakuasi yang Gagal

Nasib buruk menimpa Dey. Serangan udara Israel ke Iran pada 12 Juni, sebagai bagian dari Operasi Rising Lion, mengakibatkan penutupan wilayah udara Iran.

Semua penerbangan terhenti. Dey yang selamat dari serangan bom kemudian mencoba jalur darat menuju Astara, perbatasan Iran-Azerbaijan, berencana terbang ke India dari Baku.

Namun, rencana tersebut gagal. Dey tertahan di Astara karena otoritas Azerbaijan menolaknya tanpa kode migrasi khusus. E-visa yang dimilikinya tidak cukup.

Dalam pesan suara kepada PTI, Dey mengungkapkan keputusasaannya. Ia terperangkap di perbatasan, tak bisa pulang ke India.

Kebuntuan di Perbatasan dan Upaya Bantuan

Kode evakuasi yang dibutuhkan Dey untuk meninggalkan Iran baru bisa didapat dua minggu lagi. Ia bahkan telah membatalkan pemesanan hotel dan penerbangan dari Baku ke Mumbai.

Dey merasa sangat frustasi karena di Teheran tidak ada yang memberitahunya tentang kebutuhan kode migrasi khusus ini, terutama dalam situasi konflik.

Proses aplikasi kode migrasi membutuhkan waktu minimal 15 hari. Kondisi ini tidak hanya dialami Dey, banyak warga asing lain juga terisolasi di perbatasan, khususnya warga India yang membutuhkan kode imigrasi.

Meskipun demikian, Dey mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Wakil rektor Universitas Calcutta, Santa Dutta, pendaki gunung Debasish Biswas, dan pejabat senior bagian kebudayaan kedutaan India di Teheran, Balaram Shukla, turut membantu.

Kedutaan India di Teheran dan Baku pun berupaya melobi Azerbaijan agar mengizinkan Dey lewat, mengingat situasi daruratnya.

Perjalanan Menantang dan Pertimbangan Alternatif

Perjalanan Dey dari Teheran ke Astara sejauh 500 km penuh tantangan. Pembatasan bahan bakar membuat perjalanan semakin sulit.

Namun, Dey mendapatkan kebaikan dari para pengemudi yang membantunya, bahkan memberikan makanan dan minuman.

Karena terhambat di perbatasan Azerbaijan, Dey mempertimbangkan perjalanan alternatif selama delapan jam menuju perbatasan Armenia. Harapannya, ia bisa lebih cepat kembali ke India melalui jalur tersebut.

Namun, kondisi fisik dan mental Dey sudah sangat terkuras. Kelelahan akut melanda dirinya. Ketidakpastian dan biaya yang dikeluarkan keluarganya membuatnya merasa putus asa.

Saat ini, Dey hanya bisa berharap dan berjuang bertahan hidup. Kebaikan orang asing menjadi satu-satunya harapannya untuk segera kembali ke tanah air.

Kisah Dey ini menyoroti dampak konflik geopolitik terhadap warga sipil, bahkan mereka yang hanya ingin pulang ke rumah.

Also Read

Tags

Leave a Comment

Slot Maxwin
Live RTP
Slot Dana
https://www.sinamism.com
SLOT367
SLOT367 SLOT367 slot367 gajah55 gajah55 gajah55 https://linktr.ee/SLOTS367ID https://heylink.me/SLOT367_ID/ https://stmik-indonesia.ac.id
https://stiemuarateweh.ac.id https://www.nhm.ac.id https://unidaaceh.ac.id/ https://www.upgrismg.ac.id https://stmt-trisakti.ac.id https://stikfamika.ac.id https://journal.iaialhikmahtuban.ac.id toto macau auto7slot link login auto7slot https://heylink.me/sejoli76/ https://sejoli76.it.com/ sejoli76 sejoli76 sejoli76 Sejoli76 Mpo Slot https://akarweb.lotsgroup.com/ https://signere.keyforce.no/ https://pimeditor.damensch.com/ https://waynestakeaway.rshosting.no/ https://testlogin2.giftedmatrix.net/ https://api.hrp.test.ibasis.co.uk/