Pemain diaspora Timnas Indonesia, Ole Romeny, resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Sumpah WNI diucapkannya di London, Inggris, Sabtu (8/2/2025) sore WIB, disaksikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas. Kehadiran Ole Romeny di skuad Garuda disambut antusias oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Hal ini menandai babak baru bagi sepak bola Indonesia, sekaligus harapan besar bagi peningkatan performa tim nasional. Naturalisasi Ole Romeny bukan hanya sekadar penambahan pemain, tetapi juga simbol komitmen pemerintah dan PSSI dalam memajukan sepak bola Indonesia di kancah internasional.
Ole Romeny Resmi Menjadi WNI: Sebuah Momen Bersejarah
Proses pengangkatan sumpah Ole Romeny sebagai WNI berlangsung khidmat di London. Ia mengucapkan janji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengakui Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara.
Kehadiran Menteri Hukum dan HAM dalam acara tersebut menunjukkan pentingnya peristiwa ini bagi pemerintah. Momen ini menjadi simbol kerja sama antar lembaga negara dalam upaya memperkuat Timnas Indonesia.
Profil dan Potensi Ole Romeny di Timnas Indonesia
Ole Romeny, kelahiran Nijmegen, Belanda, 24 tahun lalu, memiliki darah Indonesia dari pihak neneknya yang berasal dari Medan. Saat ini, ia bermain untuk Oxford United di Liga Inggris kasta kedua.
Ia dibeli dari FC Utrecht Januari lalu dengan nilai transfer 1,5 juta poundsterling. Sepanjang musim ini, Ole telah mencatatkan 17 penampilan untuk kedua klub tersebut.
Kemampuan dan Kontribusi Ole Romeny
Keahlian Ole Romeny di lapangan tengah diharapkan dapat meningkatkan daya serang Timnas Indonesia. Kecepatan dan akurasi umpannya menjadi nilai tambah bagi skuad Garuda.
Ia dianggap sebagai sosok yang potensial untuk memperkuat lini tengah. Pengalamannya di kompetisi Eropa juga dinilai berharga bagi perkembangan tim.
Harapan dan Tantangan ke Depan bagi Timnas Indonesia
Timnas Indonesia akan menghadapi laga penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Australia (20/3/2025) dan Bahrain (25/3/2025). Kehadiran Ole Romeny diharapkan dapat memberikan dampak positif.
Selain Ole, dua pemain muda Timnas U20, Tim Geypens dan Dion Markx, juga telah menjadi WNI. Kehadiran mereka menambah kekuatan skuad Garuda di berbagai posisi.
Penguatan Tim dan Pengembangan Sepak Bola Nasional
Naturalisasi pemain diaspora merupakan strategi untuk memperkuat tim nasional dalam jangka pendek. Namun, hal ini juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang PSSI dalam mengembangkan sepak bola Indonesia.
Pengembangan usia dini dan pembinaan pemain lokal tetap menjadi fokus utama. Naturalisasi pemain asing dilihat sebagai pelengkap, bukan pengganti pemain lokal.
Proses naturalisasi Ole Romeny dan beberapa pemain lainnya menunjukkan komitmen nyata PSSI dan pemerintah dalam upaya memajukan sepak bola Indonesia. Dengan talenta muda yang semakin kuat, Timnas Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di kancah internasional. Keberhasilan ini diharapkan menjadi awal kebangkitan Skuad Garuda di panggung dunia. Namun, perlu diingat bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada pemain berbakat, tetapi juga pada strategi pembinaan yang terencana dan berkelanjutan.






