Di tengah rimbunnya hutan Mojokerto, Jawa Timur, berdiri megah sebuah masjid unik berbentuk kapal pesiar. Bangunan bernama Masjid Ar-Rahman ini bukan sekadar tempat ibadah, melainkan juga rumah bagi anak yatim dan duafa.
Masjid ini merupakan bagian dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Vila Durian Doa Yatim Sejahtera. Fasilitas lengkap tersedia untuk menunjang kehidupan sehari-hari penghuninya.
Arsitektur Masjid Ar-Rahman: Kapal Pesiar Lima Lantai
Masjid Ar-Rahman memiliki luas bangunan 45 x 25 meter persegi dan terdiri dari lima lantai.
Setiap lantai difungsikan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan penghuni dan jamaah.
- Lantai 1: Di lantai dasar terdapat asrama untuk putri dan balita.
- Lantai 2: Berfungsi sebagai tempat ibadah utama masjid.
- Lantai 3: Terdapat aula yang luas untuk berbagai kegiatan.
- Lantai 4 dan 5: Didesain sebagai tempat penginapan untuk tamu.
Pembangunan masjid yang megah ini memakan waktu lima tahun, dari tahun 2016 hingga 2021.
Ketua Vila Durian Doa Yatim Sejahtera, Muhammad Mukhidin, menyebutkan total biaya pembangunan mencapai kurang lebih Rp 2,5 miliar. Angka tersebut mencakup perbaikan, penataan, dan pengerjaan interior masjid.
Interior Masjid yang Menawan: Nuansa Kapal Pesiar
Tema kapal pesiar tidak hanya diterapkan pada eksterior masjid.
Interiornya juga dirancang untuk menghadirkan nuansa kapal pesiar yang autentik, khususnya di area mimbar dan tempat imam.
Area imam dan khatib dihiasi dengan setir kapal asli, kompas besar dan kecil, monitor kemudi, jangkar dengan dereknya, dan lukisan laut di dinding.
Desain ini menciptakan suasana layaknya ruang kemudi kapal. Banyaknya jendela di sisi kanan dan kiri ruangan juga membuat masjid selalu terang.
Lantai-lantai lainnya didesain sesuai dengan fungsinya masing-masing untuk menunjang operasional masjid.
Filosofi di Balik Desain Kapal Pesiar
Pemilihan desain kapal pesiar untuk masjid yang berada di Dusun Belor, Desa Kembangbelor, Pacet ini memiliki filosofi yang mendalam.
Kapal pesiar diibaratkan sebagai bahtera penyelamat dari berbagai masalah sosial.
Selain mengasuh anak yatim dan duafa, LKSA Vila Durian Doa Yatim Sejahtera juga menampung korban pelecehan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga.
Masjid Ar-Rahman diharapkan dapat menjadi simbol harapan dan tempat berlindung bagi mereka yang membutuhkan, membantu masyarakat lepas dari masalah sosial dan memberikan dukungan bagi para korban.
Keunikan Masjid Ar-Rahman tidak hanya terletak pada arsitekturnya yang menarik, tetapi juga pada misinya yang mulia dalam membantu masyarakat yang kurang beruntung. Masjid ini menjadi bukti nyata bahwa bangunan religius dapat dipadukan dengan fungsi sosial yang bermanfaat.






