Dunia digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan teknologi digital memudahkan berbagai aktivitas manusia. Namun, di balik kemudahan ini, ancaman kejahatan siber semakin meningkat. Berbagai modus kejahatan, mulai dari penyebaran hoaks hingga penipuan online, mengancam keamanan digital pengguna. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara melindungi diri dari kejahatan siber.
Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya dari Vaksincom memberikan beberapa tips penting untuk berinteraksi dengan aman di dunia digital. Keamanan digital merupakan tanggung jawab bersama, dan kewaspadaan kita menjadi benteng terdepan melawan kejahatan siber.
Cara Aman Berselancar di Dunia Digital
Salah satu hal terpenting adalah bijak dalam mengonsumsi informasi digital. Jangan mudah percaya pada informasi yang belum tentu kebenarannya. Selalu verifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Pastikan sumber informasi terpercaya, seperti situs web atau akun media sosial resmi. Hal ini akan membantu mencegah penyebaran hoaks dan informasi menyesatkan.
Verifikasi Sumber Informasi
Sebelum membagikan informasi, pastikan Anda telah memeriksa sumbernya secara teliti. Periksa kredibilitas situs web atau akun media sosial yang menjadi sumber informasi. Sumber informasi yang kredibel akan memberikan data dan fakta yang akurat dan terverifikasi. Jangan mudah terpengaruh oleh judul berita yang sensasional atau gambar yang provokatif tanpa memeriksa faktanya terlebih dahulu.
Hindari Tautan dan Unduhan yang Tidak Aman
Waspadai semua tautan yang mengarah ke situs web yang tidak resmi atau tidak kredibel. Tautan-tautan tersebut berpotensi mengarahkan Anda ke situs phishing yang bertujuan mencuri data pribadi Anda. Hindari mengunduh aplikasi atau file dari sumber yang tidak terpercaya, terutama pada perangkat Android yang lebih rentan terhadap instalasi APK palsu. Selalu unduh aplikasi dari sumber resmi seperti Google Play Store atau App Store.
Perlindungan Perangkat
Pastikan perangkat Anda selalu diperbarui dengan sistem operasi dan aplikasi terbaru. Pembaruan ini seringkali berisi tambalan keamanan yang penting untuk melindungi perangkat dari serangan siber. Gunakan perangkat lunak antivirus dan anti-malware untuk mendeteksi dan memblokir ancaman yang mungkin menginfeksi perangkat Anda. Jagalah kerahasiaan kata sandi dan gunakan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun online Anda.
Lindungi Data Pribadi Anda
Jangan pernah dengan mudah membagikan data pribadi Anda, termasuk data KTP, nomor rekening bank, nomor kartu kredit, nomor kartu ATM, atau informasi dompet digital. Data pribadi ini sangat rentan disalahgunakan untuk tujuan kejahatan siber seperti pencurian identitas atau penipuan finansial. Berhati-hatilah dalam mengisi formulir online dan hanya bagikan data pribadi Anda pada situs web yang aman dan terpercaya.
Privasi Data
Atur pengaturan privasi di akun media sosial dan platform online lainnya. Batasi informasi yang dapat diakses oleh orang lain. Gunakan fitur keamanan tambahan seperti otentikasi dua faktor untuk melindungi akun Anda dari akses yang tidak sah. Berhati-hatilah saat terhubung ke jaringan Wi-Fi publik karena jaringan ini dapat rentan terhadap serangan siber.
Liputan6.com berkomitmen untuk melawan penyebaran hoaks melalui kanal Cek Fakta yang telah aktif sejak tahun 2018. Sebagai bagian dari International Fact Checking Network (IFCN) dan partner Facebook, Liputan6.com terus berupaya memberikan literasi media dan memverifikasi informasi yang beredar di masyarakat. Keamanan digital merupakan tanggung jawab bersama, dan dengan kewaspadaan dan pengetahuan yang cukup, kita dapat melindungi diri dari kejahatan siber. Semoga informasi ini bermanfaat dalam meningkatkan keamanan digital Anda.






