Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, merayakan Idul Adha 1446 H di IKN pada 6 Juli 2025. Perayaan tersebut dimeriahkan dengan penyembelihan hewan kurban.
Sebanyak 31 ekor sapi dan 3 ekor kambing dikurbankan. Jumlah hewan kurban ini menunjukkan komitmen OIKN dalam merayakan Idul Adha dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar.
Sholat Idul Adha di IKN
Sholat Idul Adha dilaksanakan di kawasan Sentra Massa, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), IKN. Sekitar 700 jemaah hadir, termasuk pegawai OIKN, pekerja konstruksi, dan warga sekitar, bahkan dari Balikpapan.
Bapak Basuki Hadimuljono turut serta dalam sholat Idul Adha. Beliau memimpin lantunan takbir dan tahmid bersama jemaah. Shalat dimulai pukul 07.00 WITA dengan Imam Muhammad Salim dan Khutbah Idul Adha disampaikan oleh Rektor Institut Teknologi Kalimantan, Prof. Dr. Agus Rubiyanto, MSc.Eng.
Kehadiran masyarakat dari berbagai daerah menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam merayakan Idul Adha di IKN. Hal ini menunjukkan bahwa IKN semakin berkembang dan diterima oleh masyarakat luas.
Distribusi Hewan Kurban
Distribusi daging kurban dilakukan secara merata. Dua ekor sapi merupakan sumbangan dari Presiden Prabowo Subianto, disalurkan ke Desa Pamaluan dan Desa Bumi Harapan di Kecamatan Sepaku.
Sebanyak 13 ekor sapi diberikan kepada desa dan kelurahan di Kecamatan Sepaku. Tujuh ekor sapi dan satu kambing diberikan kepada hunian pekerja konstruksi IKN. Lima ekor sapi dan dua ekor kambing disembelih di kantor OIKN untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar dan pekerja perawatan gedung.
Sistem distribusi yang terencana ini memastikan pemerataan daging kurban kepada mereka yang berhak menerimanya. Hal ini menunjukkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan hewan kurban di IKN.
Apresiasi Basuki Hadimuljono
Basuki Hadimuljono menyampaikan rasa bahagia bisa merayakan Idul Adha di IKN bersama masyarakat. Beliau juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dalam sholat Idul Adha.
Suasana yang kondusif dan udaranya yang nyaman menambah kebahagiaan perayaan Idul Adha di IKN. Hal ini menjadi bukti bahwa pembangunan IKN berjalan beriringan dengan semangat kebersamaan dan kerukunan.
Semoga perayaan Idul Adha di IKN tahun ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat pembangunan IKN yang lebih baik lagi di masa mendatang. Semoga IKN kelak menjadi kota yang modern, aman, dan nyaman bagi seluruh penduduknya.
Aspek Sosial Budaya Perayaan Idul Adha di IKN
Perayaan Idul Adha di IKN tak hanya soal ibadah semata, melainkan juga memiliki aspek sosial budaya yang penting. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan integrasi sosial antar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pekerja konstruksi hingga penduduk sekitar.
Dengan melibatkan berbagai pihak dalam proses penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban, tercipta rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Hal ini menunjukkan bahwa IKN tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga secara sosial dan budaya.
Lebih lanjut, perayaan Idul Adha di IKN menjadi simbol harapan dan optimisme bagi masa depan IKN. Semoga IKN menjadi kota yang maju dan religius, yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kerukunan.
Pertimbangan Keberlanjutan di IKN
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, pemilihan hewan kurban juga perlu mempertimbangkan aspek lingkungan. Penggunaan hewan kurban yang sehat dan terbebas dari penyakit sangat penting.
Selain itu, proses pembuangan sisa-sisa hewan kurban juga perlu diperhatikan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Hal ini penting untuk memastikan pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada kemajuan ekonomi, tetapi juga pada aspek lingkungan yang berkelanjutan.
Dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, perayaan Idul Adha di IKN dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam melaksanakan kegiatan keagamaan yang ramah lingkungan.
Tags
- Idul Adha
- IKN
- Basuki Hadimuljono
- Hewan Kurban
- Silaturahmi





