Baru-baru ini, sebuah unggahan di Facebook mengklaim menampilkan foto Najwa Shihab yang ditangkap polisi. Unggahan tersebut, yang beredar pada 8 Juni 2025, menampilkan seorang perempuan berpakaian hitam dengan wajah mirip Najwa Shihab, kedua tangan diborgol, diapit dua petugas berpakaian seragam polisi. Keterangan foto tersebut berbunyi, “Baru saja ditinggal suaminya, kini Najwa Shihab diamankan pihak berwajib. Ini sangat menyedihkan bagi seluruh Indonesia…” Namun, benarkah klaim tersebut?
Liputan6.com melakukan penelusuran fakta untuk mengungkap kebenaran di balik unggahan tersebut. Hasilnya mengejutkan dan membuktikan informasi tersebut salah.
Penelusuran Fakta: Mengungkap Asal-Usul Foto
Tim Cek Fakta Liputan6.com menggunakan foto yang beredar sebagai bahan penelusuran di Google Image. Penelusuran ini membuahkan hasil yang signifikan.
Hasil pencarian mengarah ke beberapa situs berita, termasuk Kompas.tv dan voi.id. Kedua situs tersebut menampilkan foto yang identik dengan foto yang beredar di Facebook.
Foto tersebut ternyata merupakan bagian dari artikel di Kompas.tv yang berjudul “ART Bobol Rekening Majikan Rp73,9 Juta: Buat Bayar Utang, Kabur Jadi Pemandu Karaoke”. Foto tersebut menampilkan seorang asisten rumah tangga (ART) yang ditangkap polisi. Keterangan foto di Kompas.tv berbunyi, “Seorang asisten rumah tangga (ART), Yunita Sari (baju tahanan oranye) membobol rekening milik majikannya di salah satu rumah wilayah Pancoran, Jakarta Selatan, senilai Rp73,9 juta. (Sumber: Kompas.com/Dokumentasi Polsek Pancoran.)”
Situs voi.id juga memuat foto yang sama dalam artikel berjudul “Pembantu Rumah Tangga Jadi LC Karaoke Usai Curi Uang Rp73 Juta Milik Majikannya di Jaksel”, yang diterbitkan pada 4 Maret 2024. Sekali lagi, foto tersebut menampilkan ART tersebut, bukan Najwa Shihab.
Unsur-unsur yang sama dalam ketiga foto tersebut adalah dua petugas berpakaian seragam polisi dengan tulisan “POLRI” dan lencana di dada. Namun, wajah perempuan yang ditampilkan jelas bukan Najwa Shihab.
Analisis Foto: Bukti Manipulasi Gambar
Perbedaan yang paling mencolok adalah wajah perempuan dalam foto. Meskipun angle dan penempatan petugas polisi sama, wajah perempuan dalam foto yang beredar telah dimanipulasi sehingga menyerupai Najwa Shihab.
Teknik manipulasi gambar seperti ini cukup mudah dilakukan dengan software editing gambar. Hal ini menunjukkan bahwa foto yang beredar adalah hasil rekayasa.
Kesimpulan: Hoaks Berbalut Manipulasi
Dari hasil penelusuran, dapat disimpulkan bahwa klaim foto Najwa Shihab ditangkap polisi adalah tidak benar. Foto tersebut merupakan hasil editan yang menggunakan gambar ART yang ditangkap polisi karena mencuri uang majikannya. Penyebaran informasi hoaks seperti ini perlu diwaspadai dan dihentikan agar tidak menyesatkan masyarakat.
Liputan6.com senantiasa berkomitmen dalam memberantas penyebaran hoaks dan memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada pembaca. Kami menghimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi, terutama yang sifatnya sensitif dan berpotensi menimbulkan keresahan.






