Abdukodir Khusanov, pemain muda Manchester City asal Uzbekistan, akhirnya mencetak gol perdananya. Momen bersejarah ini terjadi dalam laga Piala FA melawan Leyton Orient. Gol tersebut menjadi titik balik bagi perjalanan Khusanov di Inggris yang sebelumnya diwarnai kesulitan.
Khusanov masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua. Pertandingan yang menegangkan ini menandai momen penting dalam kariernya.
Debut Sulit dan Titik Balik di Piala FA
Khusanov direkrut Manchester City dari RC Lens pada musim panas lalu. Namun debutnya di Liga Inggris kurang mengesankan.
Dalam pertandingan melawan Chelsea pada 25 Januari, ia melakukan kesalahan fatal di awal laga dan mendapat kartu kuning. Performa yang kurang meyakinkan memaksa Pep Guardiola menggantinya di babak kedua.
Setelah pertandingan tersebut, Khusanov terlihat kecewa dan kesulitan beradaptasi dengan atmosfer Liga Inggris. Ia bahkan sempat dikabarkan hampir menangis.
Guardiola pun tak menurunkan Khusanov dalam dua laga berikutnya, melawan Club Brugge dan Arsenal. Pelatih asal Spanyol tersebut memberikan waktu bagi pemain mudanya untuk beradaptasi.
Namun kesempatan kedua datang saat melawan Leyton Orient di Piala FA. Khusanov berhasil mencetak gol yang menyelamatkan timnya.
Gol Tak Terduga yang Bermakna
Gol Khusanov tercipta secara tak terduga. Tendangan Rico Lewis membelok dan masuk ke gawang Leyton Orient.
Kiper Leyton Orient tak mampu mengantisipasi bola yang datang secara tiba-tiba. Gol ini menyamakan kedudukan menjadi 1-1, setelah City sempat tertinggal akibat gol bunuh diri Stefan Ortega.
Khusanov berperan penting dalam kebangkitan Manchester City. Pasalnya, golnya membalikkan keadaan dan menghidupkan kembali peluang kemenangan.
Manchester City akhirnya menang 2-1 setelah Kevin De Bruyne mencetak gol penentu. Khusanov berkontribusi besar atas kemenangan ini.
Harapan Baru di Masa Depan
Gol tersebut menjadi bukti kemampuan Khusanov untuk bangkit dari keterpurukan. Pemain berusia 20 tahun ini menunjukkan potensi besarnya.
Khusanov kini memiliki kepercayaan diri baru. Ia berharap bisa terus mendapatkan kesempatan bermain di Premier League dan kompetisi lainnya.
Kemenangan melawan Leyton Orient bukan hanya mengakhiri masa sulit Khusanov, tetapi juga menjadi bukti kualitasnya. Ia mampu beradaptasi dan memberikan kontribusi bagi tim sebesar Manchester City.
Dengan kerja keras dan dedikasi, Khusanov berpotensi menjadi pemain penting bagi Manchester City di masa depan. Gol perdananya menjadi bukti awal dari perjalanan panjang dan penuh potensi.






