Indonesia menyimpan banyak keajaiban alam yang menakjubkan. Salah satunya adalah Garis Wallace, sebuah garis imajiner yang membagi Nusantara menjadi dua wilayah biogeografi yang sangat berbeda: Asia dan Australasia. Garis ini, yang sepenuhnya berada di wilayah Indonesia, menjadi bukti nyata betapa kaya dan uniknya keanekaragaman hayati negara kita.
Garis Wallace: Batas Alam yang Memisahkan Dua Dunia
Garis Wallace membelah Indonesia secara dramatis. Di sebelah barat garis ini, terdapat pulau-pulau seperti Sumatera, Jawa, dan Kalimantan yang didominasi fauna khas Asia.
Di sisi timur, pulau-pulau seperti Sulawesi, Lombok, dan Nusa Tenggara Timur, justru dihuni oleh fauna dengan karakteristik Australasia.
Perbedaan ini sangat mencolok. Selat Makassar, yang memisahkan Kalimantan dan Sulawesi, dan Selat Lombok, yang memisahkan Bali dan Lombok, menjadi batas alami yang signifikan.
Menyeberangi Selat Lombok yang hanya selebar 35 kilometer saja, seperti berpindah ke dunia lain. Suatu pengalaman yang luar biasa!
Indonesia: Pusat Keanekaragaman Hayati Dunia
Keberadaan Garis Wallace menjadikan Indonesia sebagai laboratorium evolusi alami yang unik. Tidak ada tempat lain di dunia di mana dua wilayah biogeografi utama ini bertemu secara langsung.
Di sisi barat Garis Wallace, kita dapat menemukan satwa-satwa ikonik seperti Harimau Sumatera, Gajah Kalimantan, dan Badak Jawa. Hewan-hewan ini hanya dapat ditemukan di wilayah tersebut.
Sementara itu, di sisi timur, Indonesia menjadi rumah bagi spesies-spesies unik seperti Burung Kasuari di Papua, Komodo di Nusa Tenggara, dan Kanguru Pohon di Sulawesi.
Perbedaan flora dan fauna yang sangat signifikan ini menunjukkan kekayaan hayati Indonesia yang luar biasa dan tak tertandingi.
Mengapa Indonesia Menjadi Titik Pertemuan Dua Wilayah Biogeografi?
Letak geologis Indonesia yang strategis menjadi kunci. Wilayah Nusantara terbentuk di pertemuan Paparan Sunda (bagian dari benua Asia) dan Paparan Sahul (bagian dari Australasia).
Laut dalam yang memisahkan kedua paparan ini menjadi penghalang alami bagi pergerakan fauna. Ini kemudian menciptakan perbedaan mencolok yang kita amati hingga saat ini.
Geologi dan evolusi telah bekerja sama menciptakan keajaiban alam yang luar biasa di Indonesia. Fakta ini menjadikan Indonesia sebagai laboratorium evolusi yang sangat berharga bagi ilmu pengetahuan dunia.
Garis Wallace: Warisan Alam yang Perlu Dilindungi
Garis Wallace sepenuhnya berada di wilayah Indonesia. Ini memberikan Indonesia tanggung jawab besar dalam menjaga warisan alam dunia yang luar biasa.
Indonesia bukan hanya menjadi lokasi penelitian bagi para ilmuwan dari seluruh dunia. Lebih dari itu, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk melindungi keanekaragaman hayati di kedua sisi Garis Wallace.
Melindungi ekosistem dan keanekaragaman hayati di sekitar Garis Wallace sangat penting. Hal ini tidak hanya untuk menjaga kekayaan alam Indonesia, tetapi juga untuk keberlangsungan hidup planet kita.
Garis Wallace merupakan kebanggaan Indonesia. Keberadaannya menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat keanekaragaman hayati dunia. Maka, perlu adanya upaya bersama untuk melestarikan kekayaan alam ini untuk generasi mendatang. Generasi mendatang berhak menikmati kekayaan alam yang sama seperti yang kita nikmati saat ini.






