Pasar saham Eropa menorehkan kinerja positif pada penutupan perdagangan Jumat, 6 Juni 2025. Hal ini didorong oleh keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Keputusan ini disambut baik oleh pelaku pasar, yang tercermin dalam kenaikan beberapa indeks saham utama di Eropa.
Kenaikan indeks saham Eropa ini menunjukkan optimisme pasar terhadap langkah ECB dalam merespon kondisi ekonomi terkini. Pergerakan indeks saham ini juga berdampak pada pasar saham di kawasan lain, meskipun dengan respon yang berbeda-beda.
Kenaikan Indeks Saham Eropa Imbas Pemangkasan Suku Bunga ECB
Indeks Stoxx Europe 600 misalnya, berhasil ditutup dengan kenaikan 0,9%. Indeks FTSE 100 Inggris juga ikut naik, meskipun hanya sebesar 0,1%.
DAX Jerman mencatatkan kenaikan 0,2%. Hanya indeks CAC 40 Prancis yang mengalami penurunan, sebesar 0,2%.
Pemangkasan suku bunga oleh ECB menjadi 2% dari sebelumnya 4% (level tertinggi pada pertengahan 2023) merupakan respons terhadap inflasi zona euro yang telah turun di bawah target 2% pada Mei 2025, mencapai 1,9%.
ECB memperkirakan inflasi Eropa akan rata-rata 2% di tahun 2025, revisi ke bawah dari proyeksi Maret 2025 sebesar 2,3%.
Wall Street Menutup Perdagangan dengan Tren Negatif
Berbeda dengan Eropa, pasar saham Amerika Serikat justru menunjukkan tren negatif. Ketiga indeks saham utama di AS, S&P 500, Nasdaq Composite, dan Dow Jones Industrial Average, ditutup lebih rendah.
Penurunan S&P 500 terutama didorong oleh pelemahan saham Tesla. S&P 500 turun 0,53% dan ditutup pada 5.939,30. Nasdaq Composite juga melemah 0,83%, ditutup pada 19.298,45.
Dow Jones Industrial Average mengalami penurunan 108 poin (0,25%) dan ditutup pada 42.319,74.
Pasar Asia-Pasifik Menguat Didorong Optimisme Negosiasi Dagang AS-Tiongkok
Bergeser ke kawasan Asia-Pasifik, pasar saham di kawasan ini dibuka lebih tinggi. Sentimen positif ini didorong oleh hasil pembicaraan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
Keduanya sepakat melanjutkan negosiasi tarif dagang, dengan pejabat dari kedua negara akan segera bertemu untuk membahas hal tersebut.
Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,14% pada pembukaan, dan Topix naik 0,24%. Kospi Korea Selatan bahkan melonjak 1,49%, sementara Kosdaq naik 0,8%.
S&P/ASX 200 Australia juga mencatatkan kenaikan, meskipun hanya sebesar 0,04%.
Secara keseluruhan, pergerakan pasar saham global pada Jumat, 6 Juni 2025, menunjukkan dinamika yang menarik. Keputusan ECB berdampak positif bagi pasar Eropa, sementara sentimen positif dari negosiasi dagang AS-Tiongkok mendorong penguatan di pasar Asia. Kondisi pasar AS yang cenderung negatif menunjukkan adanya faktor-faktor lain yang mempengaruhi pergerakan saham di negara tersebut.
Perlu dicatat bahwa pergerakan pasar saham sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Analisis yang lebih mendalam diperlukan untuk memahami tren jangka panjang dan membuat keputusan investasi yang tepat.






