Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memanfaatkan momentum Idul Adha 1446 H/2025 M untuk mendistribusikan hewan kurban ke berbagai penjuru Indonesia, terutama daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Hal ini merupakan program rutin BPKH sejak tahun 2020.
Pada Idul Adha tahun ini, BPKH mendistribusikan sebanyak 200 ekor sapi dan 320 ekor domba serta kambing. Distribusi hewan kurban ini dilakukan dengan bermitra bersama program kemaslahatan BPKH. Hal ini memastikan bahwa penyaluran hewan kurban tidak membebani dana haji yang disetorkan oleh masyarakat.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati, menekankan bahwa Idul Adha bukan hanya sekadar perayaan kurban semata. Lebih dari itu, Idul Adha mengandung nilai-nilai keteladanan, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada sesama. Program Sedekah Kurban 1446 Hijriah ini merupakan wujud nyata dari semangat tersebut.
Program Sedekah Kurban ini juga dirancang untuk memberdayakan ekonomi umat. Proses pengadaan hingga pengolahan daging kurban menjadi produk siap saji melibatkan masyarakat setempat. Tujuannya agar manfaat kurban dapat lebih luas dan berkelanjutan.
Sumber Dana dan Transparansi
Sulistyowati menegaskan bahwa pendanaan program kurban ini berasal dari nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari dana setoran awal jamaah haji. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang 34/2014 yang mengatur agar seluruh nilai manfaat DAU dikembalikan kepada umat di Indonesia untuk kegiatan kemaslahatan.
Hingga April 2025, jumlah DAU yang dikelola BPKH mencapai Rp 3,9 triliun. Hasil pengelolaan dan investasi dana ini setiap tahunnya digunakan untuk berbagai kegiatan kemaslahatan, termasuk pengadaan hewan kurban, layanan kesehatan, pendidikan, dan kegiatan keagamaan Islam.
DAU berbeda dengan dana haji yang saat ini mencapai Rp 171 triliun. DAU merupakan hasil efisiensi atau sisa dana haji yang sebelumnya dikelola oleh Kementerian Agama. Kini, pengelolaan DAU dilimpahkan kepada BPKH untuk optimalisasi manfaatnya bagi masyarakat.
Dampak dan Harapan
Melalui program distribusi hewan kurban ini, BPKH berharap agar kebaikan dari ibadah kurban dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, dengan melibatkan masyarakat dalam proses pengadaan dan pengolahan daging kurban, program ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal dan memberdayakan masyarakat di daerah penerima manfaat. Keberlanjutan program ini sangat penting untuk memastikan dampak positifnya tetap dirasakan secara berkelanjutan.
Rincian Hewan Kurban dan Distribusi
Lebih detail mengenai jenis dan jumlah hewan kurban yang disalurkan, BPKH mendistribusikan 200 ekor sapi dan 320 ekor kambing/domba. Target penerima manfaat adalah masyarakat di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) yang membutuhkan bantuan. Mekanisme distribusi melibatkan mitra-mitra BPKH yang terpercaya dan berpengalaman dalam penyaluran bantuan sosial.
Proses pemilihan lokasi penyaluran dilakukan dengan cermat, mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan aksesibilitas di masing-masing daerah. Hal ini untuk memastikan bahwa hewan kurban dapat sampai ke tangan yang tepat dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
Keterlibatan Masyarakat
BPKH tidak hanya fokus pada pendistribusian hewan kurban, tetapi juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam seluruh prosesnya. Mulai dari pengadaan hewan, pemotongan, hingga pendistribusian daging kurban, semuanya melibatkan warga sekitar.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan rasa memiliki dan kepedulian masyarakat, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk turut serta dalam kegiatan sosial keagamaan yang sangat bermanfaat bagi sesama. Dengan begitu, nilai-nilai Idul Adha dapat lebih terasa dan bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kesimpulan
Program penyaluran hewan kurban BPKH ini merupakan bukti komitmen untuk mewujudkan kemaslahatan umat. Dengan transparansi dan pengelolaan yang baik, diharapkan program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
Semoga program ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut serta dalam berbagi dan menciptakan Indonesia yang lebih baik. Semoga keberkahan Idul Adha dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.





