Dominasi Marc Marquez di awal musim MotoGP 2025 tak terbantahkan. Rekan setimnya di Ducati, Francesco Bagnaia, justru terlihat kesulitan untuk menyamai performa gemilang tersebut.
Mantan pembalap MotoGP, Neil Hodgson, memberikan analisis tajam mengenai performa Bagnaia yang dinilai masih jauh dari Marquez. Hodgson menyoroti kelemahan Bagnaia yang harus segera diperbaiki agar bisa bersaing dengan pebalap Spanyol tersebut.
Kesenjangan Performa Bagnaia dan Marquez
Marquez memulai musim 2025 dengan sangat impresif. Ia berhasil meraih pole position di empat seri pembuka dan hanya sekali gagal meraih podium pertama, yaitu pada MotoGP Amerika Serikat.
Keberhasilan ini menempatkan Marquez di puncak klasemen pebalap dengan total 123 poin. Kontras dengan performanya, Bagnaia, juara dunia dua musim terakhir, terlihat belum konsisten.
Bagnaia saat ini berada di posisi ketiga klasemen, di bawah Marc Marquez dan Alex Marquez. Ia hanya sekali meraih kemenangan musim ini, saat Marquez gagal finis di MotoGP Amerika Serikat.
Analisis Neil Hodgson: Kualifikasi sebagai Kunci
Hodgson menilai Bagnaia perlu meningkatkan kecepatannya sejak awal pekan balap. Ia harus lebih kompetitif di sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Menurut Hodgson, Bagnaia belum mampu menunjukkan kecepatan yang dibutuhkan untuk bersaing dengan Marquez. Kecepatan Bagnaia di balapan utama saja tidak cukup untuk mengimbangi dominasi Marquez.
“Dia tidak punya tempat di dekat Marc pada hari Minggu,” kata Hodgson. “Dia harus pergi lebih cepat sepanjang akhir pekan. Dia harus memulai Jumat pagi,” tambahnya.
Hodgson menekankan betapa dominannya Marquez. “Ini bukan seperti dia mengalahkan Marc beberapa kali. Dia sama sekali tidak mengalahkan Marc!” tegas Hodgson.
Harus Lebih Cepat dari Jumat Pagi
Hodgson melanjutkan analisanya dengan menyoroti konsistensi Marquez. “Pikirkan tentang itu – kami telah memiliki delapan balapan. Marc terjatuh saat unggul delapan detik atau dia akan berada di posisi terdepan delapan kali secara beruntun,” jelasnya.
Pernyataan Hodgson ini menunjukkan betapa besarnya tantangan yang dihadapi Bagnaia untuk bisa menyamai performa Marquez. Bagnaia membutuhkan peningkatan signifikan di semua aspek, dimulai dari sesi latihan bebas pada hari Jumat.
Kesimpulannya, Bagnaia memerlukan perbaikan drastis, khususnya di sesi kualifikasi, untuk bisa menyamai bahkan melampaui performa dominan Marquez. Jika tidak, dominasi Marquez di MotoGP 2025 akan sulit dihentikan.
Kecepatan dan konsistensi Marquez menjadi tantangan besar bagi Bagnaia dan pembalap lainnya untuk mengejar ketertinggalan poin di klasemen. Musim MotoGP 2025 masih panjang, namun jalan menuju gelar juara terlihat sangat berat bagi siapapun yang ingin mengalahkan Marquez.






