Portal BeritaPortal Kesehatan

AS melaporkan total 6.600 kasus infeksi Monkeypox

Pada hari Kamis, 8 April, AS melaporkan total 6.600 kasus infeksi Monkeypox (cacar monyet), yang mendorong negara tersebut untuk menyatakan darurat kesehatan masyarakat.

“Kami siap untuk meningkatkan respons kami ke tingkat berikutnya dalam menangani virus ini, dan kami mendesak setiap orang Amerika untuk menanggapi cacar monyet dengan serius dan bertanggung jawab untuk membantu kami mengatasi virus ini,” kata Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS Xavier Becerra, seperti dikutip AFP.

Baca Juga: Tujuh Kasus Baru Cacar Monyet Telah Dilaporkan di Inggris, Mendorong ‘Penyelidikan Mendesak.’

Para ahli berpikir bahwa karena gejalanya sering tidak diketahui, jumlah kejadian sebenarnya jauh lebih besar.

Di AS, laki-laki yang melakukan hubungan seksual dengan laki-laki berisiko terkena cacar monyet dalam hampir 99 persen kasus. Selain itu, mereka adalah populasi prioritas untuk vaksinasi.

Sekitar 600.000 vaksinasi JYNNEOS untuk mencegah cacar monyet telah dikirim dari AS. Secara komparatif, jumlah ini masih cukup kecil dibandingkan dengan populasi yang berisiko tinggi dan paling membutuhkan imunisasi.

Robert Califf, komisaris Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, mengungkapkan bahwa dia sedang memikirkan proposal yang memungkinkan dokter memberikan lima dosis vaksin hanya dengan menggunakan satu dosis botol yang sudah dibeli.

Vaksin saat ini diberikan secara intravena, di bawah dermis dalam jaringan subkutan. Sementara metode terbaru memungkinkan injeksi intradermal atau dermal untuk inokulasi.

“Ini pada dasarnya menusukkan jarum ke dalam kulit dan menciptakan kantong kecil yang bisa dimasuki vaksin. Jadi ini bukan hal yang luar biasa,” kata Califf.

Wabah ini dianggap sebagai keadaan darurat kesehatan global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada bulan Juni, yang mengarah pada penunjukan AS.

Di AS, masa berlaku deklarasi yang semula 90 hari telah ditingkatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button