Sanggar tari Svadara Warna Indonesia berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Mereka meraih penghargaan Bronze Award dalam Powerful Daegu Festival 2025 di Korea Selatan. Prestasi ini merupakan bukti nyata konsistensi dan kualitas Svadara dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia.
Penampilan memukau Svadara dengan tarian Reog Ponorogo berhasil memikat hati para juri dan penonton. Ini menjadi prestasi kedua mereka di festival bergengsi ini setelah sebelumnya meraih penghargaan serupa pada tahun 2022.
Svadara Warna Indonesia Raih Bronze Award di Powerful Daegu Festival 2025
Svadara Warna Indonesia, binaan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, menampilkan tarian Reog Ponorogo berjudul “Pertunjukan Reog Ponorogo Sasmita Selaras”.
Tarian tersebut merupakan perpaduan harmonis dari beberapa elemen penting Reog Ponorogo, seperti Jathilan, Bujang Ganong, Warok, dan Reog itu sendiri.
Tantangan dan Persiapan Menuju Panggung Dunia
Sebanyak 21 penari dari berbagai usia terlibat dalam penampilan di Daegu, Korea Selatan, pada 9-12 Mei 2025.
Para penari harus menampilkan dua format durasi, yaitu 10 menit dan 4 menit, dengan jadwal padat. Hari pertama mereka tampil dua kali (10 menit), dan hari kedua empat kali (satu kali 10 menit dan tiga kali 4 menit).
Cuaca musim semi di Daegu menjadi tantangan tersendiri. Suhu udara yang berkisar antara 12°C hingga 19°C, meskipun matahari bersinar terik, membutuhkan manajemen stamina yang ketat.
Alfrida Chrisna Sitorus, Ketua Tim Svadara, mengatakan bahwa keberhasilan ini diraih berkat kerja keras seluruh tim, terlepas dari tantangan adaptasi lingkungan dan perbedaan usia serta pengalaman para penari.
Kolaborasi dan Persiapan yang Matang
Sanggar Svadara berkolaborasi dengan Sanggar Sardulo Aji Manggolo dari Jakarta Selatan di bawah pimpinan Aji Pangestu. Kolaborasi ini menghadirkan pelatih koreografi dan pembarong profesional.
Proses latihan intensif telah dilakukan sejak Januari 2025 untuk menciptakan dua jenis tarian Reog Ponorogo Sasmita Selaras yang memukau.
Aji Pangestu menjelaskan konsep tarian Sasmita Selaras yang menekankan harmoni dan keselarasan dalam kehidupan, bukan pertentangan.
Dukungan dan Apresiasi dari Berbagai Pihak
Paguyuban Bumi Reog di Daegu memberikan dukungan penuh kepada Svadara, termasuk meminjamkan properti dadak merak dan menyebarkan informasi kepada warga negara Indonesia di Daegu.
Imam Choirul, Ketua Paguyuban Bumi Reog Daegu, menyatakan rasa bangga dan tergerak untuk membantu misi budaya ini di perantauan.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul juga memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi Svadara dalam mempromosikan budaya Indonesia di kancah internasional.
Lydia Safitri, Koordinator Fungsi Ekonomi Kreatif dan Digital, Percepatan Startup, dan Diplomasi Publik KBRI Seoul, mengatakan bahwa penampilan Svadara merupakan contoh nyata diplomasi budaya.
Pencapaian Svadara Warna Indonesia di Powerful Daegu Festival 2025 bukan hanya sebuah prestasi individu, tetapi juga kemenangan bagi Indonesia dalam memperkenalkan kekayaan budaya bangsa di panggung dunia. Dedikasi dan kerja keras mereka patut diapresiasi dan diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan melestarikan warisan budaya Indonesia.






