Meta baru saja mengumumkan sejumlah pembaruan signifikan untuk kacamata pintarnya, Ray-Ban Meta. Pembaruan ini mencakup desain baru, peningkatan fitur kecerdasan buatan (AI), dan perluasan jangkauan pasar.
Kacamata pintar ini, yang secara diam-diam telah meraih popularitas, kini semakin menarik perhatian berkat inovasi terbaru dari Meta. Perubahan ini bertujuan untuk memperkuat posisi Ray-Ban Meta di pasar kacamata pintar yang kompetitif.
Desain Baru dan Pilihan Lensa yang Lebih Luas
Ray-Ban Meta kini hadir dengan pilihan bingkai dan lensa Skyler yang baru. Model Chalky Grey dengan lensa Transisi yang dapat berubah warna menjadi salah satu pilihan menarik.
Selain itu, tersedia pula varian hitam klasik dengan pilihan lensa hijau atau bening. Pilihan desain yang lebih beragam ini diharapkan dapat menarik lebih banyak konsumen.
Tujuannya jelas: memperluas daya tarik kacamata pintar ini yang telah dipuji karena perpaduan desain ikonik Ray-Ban dan fungsionalitas cerdas.
Fitur Terjemahan dan Integrasi Sosial Media yang Lebih Canggih
Salah satu pembaruan terpenting adalah perluasan fitur terjemahan langsung Meta. Fitur yang sebelumnya hanya tersedia di beberapa wilayah kini mendukung percakapan real-time dalam bahasa Inggris, Prancis, Italia, dan Spanyol di semua pasar yang didukung.
Keunggulannya? Fitur ini dapat digunakan tanpa koneksi internet jika paket bahasa telah diunduh sebelumnya. Pengguna dapat mendengar terjemahan melalui kacamata, sementara lawan bicara dapat melihat transkrip langsung di layar ponsel mereka.
Integrasi dengan Instagram juga ditingkatkan. Pengguna segera dapat mengirim dan menerima pesan langsung, melakukan panggilan suara dan video, serta berbagi foto Instagram hanya dengan perintah suara.
Fitur ini melengkapi dukungan yang telah ada untuk WhatsApp, Messenger, dan SMS asli di iPhone dan Android. Pengalaman pengguna diharapkan semakin terintegrasi dan seamless.
Peningkatan Asisten AI dan Dukungan Musik yang Lebih Luas
Dukungan musik kini meluas ke lebih banyak negara di luar Amerika Serikat dan Kanada. Pengguna di berbagai negara dapat memutar musik dari Spotify, Amazon Music, Apple Music, dan Shazam, selama bahasa sistem diatur ke bahasa Inggris.
Pengguna juga bisa meminta Meta AI untuk mengidentifikasi lagu atau memberikan informasi tambahan tentang musik yang sedang didengarkan. Pengalaman mendengarkan musik pun menjadi lebih interaktif.
Fitur utama lainnya adalah asisten Meta AI yang lebih cerdas. Kacamata ini akan segera mendukung percakapan natural di mana AI terus menganalisis lingkungan sekitar melalui kamera internal.
Sebagai contoh, AI dapat menyarankan bahan masakan jika pengguna kehabisan bahan, atau merekomendasikan anggur berdasarkan apa yang dilihatnya di rak. Fitur ini akan diluncurkan terlebih dahulu di AS dan Kanada.
Mode percakapan ini menghilangkan kebutuhan untuk terus mengatakan “Hey Meta” setelah perintah pertama. Pengalaman pengguna menjadi lebih intuitif dan natural.
Secara keseluruhan, pembaruan Ray-Ban Meta ini menunjukkan komitmen Meta untuk meningkatkan fungsionalitas dan daya tarik kacamata pintarnya. Dengan desain baru, fitur AI yang lebih canggih, dan integrasi yang lebih luas, Ray-Ban Meta berpotensi untuk menjadi pemain utama di pasar kacamata pintar.
Ke depannya, akan menarik untuk melihat bagaimana Meta terus mengembangkan teknologi ini dan menghadirkan inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna kacamata pintarnya.






