Jonatan Christie, atau yang akrab disapa Jojo, menjadi pahlawan Indonesia di perempat final Piala Sudirman 2025. Kemenangannya atas wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, membawa Indonesia unggul 2-1 atas Thailand dalam pertandingan yang berlangsung di Xiamen pada Jumat (2/5).
Jojo sukses menaklukkan Kunlavut dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 22-20. Kemenangan ini terasa lebih spesial karena Indonesia sempat tertinggal 0-1 setelah kalah di partai ganda campuran.
Peran Penting Putri Kusuma Wardani
Jojo memberikan apresiasi tinggi kepada Putri Kusuma Wardani atas perjuangannya di partai kedua. Putri berhasil memenangkan pertandingan melawan Pornpawee Chochuwong, meskipun memiliki rekor pertemuan 0-8 sebelumnya.
Jojo menyatakan kekagumannya pada semangat juang Putri yang luar biasa. Ia menekankan bahwa kemenangan Putri menjadi suntikan motivasi bagi seluruh tim Indonesia.
Motivasi Tambahan Jojo
Jojo mengungkapkan bahwa kemenangan Putri Kusuma Wardani memberikan motivasi tambahan baginya. Ia merasa semangat juang Putri mempengaruhi penampilannya, sementara Kunlavut tampak terpengaruh oleh kedudukan 1-1.
Selain itu, Jojo juga termotivasi oleh kekalahannya sebelumnya melawan Kunlavut. Ia mengingat kekalahan di final Indonesia Masters 2025 dan Piala Sudirman 2023, dimana ia sempat unggul sebelum akhirnya kalah.
Pengalaman tersebut mengajarkan Jojo pentingnya setiap poin dalam pertandingan. Ia mampu bangkit dari ketertinggalan di gim kedua dan akhirnya meraih kemenangan.
Indonesia Melaju ke Semifinal
Kemenangan Jojo atas Kunlavut membantu Indonesia mengamankan tempat di semifinal Piala Sudirman 2025. Pasangan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti memastikan kemenangan 3-1 atas Thailand setelah mengalahkan Jhenicha Sudhaipraparat/Sapsiree Taerattanachai.
Dengan kemenangan telak 21-14 dan 21-18, Indonesia pun melaju ke babak selanjutnya dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Keberhasilan ini menjadi bukti kerjasama tim yang solid dan semangat juang tinggi para atlet Indonesia.
Kemenangan ini tidak hanya menunjukkan kualitas individu para atlet, tetapi juga menggambarkan kekuatan tim Indonesia dalam menghadapi tekanan dan persaingan ketat di ajang Piala Sudirman 2025. Semangat juang dan kebersamaan menjadi kunci keberhasilan Indonesia.






