Puluhan ribu jamaah memadati Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya pada Kamis, 6 Juni 2025, untuk melaksanakan Sholat Idul Adha 1446 Hijriah. Suasana khidmat dan religius menyelimuti masjid terbesar kedua di Indonesia ini sejak subuh.
Jamaah datang dari berbagai penjuru kota bahkan luar Surabaya. Mereka memenuhi seluruh area masjid, hingga meluas ke pelataran dan jalan sekitarnya. Banyak yang datang lebih awal untuk mendapatkan tempat yang nyaman beribadah.
Salah satu jamaah, Fitriyah Adinda (32) dari Tulungagung, mengungkapkan perjalanan panjangnya untuk merasakan langsung suasana Idul Adha di Masjid Al-Akbar. Ia dan keluarganya berangkat setelah sholat Isya dari Tulungagung.
Bagi warga Surabaya, Sholat Idul Adha di Masjid Al-Akbar telah menjadi tradisi tahunan. Hendra Wijaya (42), warga Jemursari, menuturkan suasana kebersamaan yang selalu terasa di masjid tersebut, meskipun penuh sesak, tetap terasa khusyuk dan damai.
Sholat Idul Adha kali ini diimami oleh Mohammad Nuh, mantan Menteri Pendidikan Nasional dan Rektor ITS. Beliau juga bertindak sebagai khatib, menyampaikan khutbah di hadapan jamaah yang memenuhi masjid hingga luar pagar.
Dalam khutbahnya, Mohammad Nuh menekankan pentingnya meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan keteguhan Nabi Ismail AS sebagai inti dari semangat Idul Adha. Beliau mengajak jamaah untuk merenungkan makna pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Selain itu, Mohammad Nuh juga memimpin doa bersama, memohon kebaikan dan keberkahan bagi seluruh jamaah, keluarga mereka, bangsa Indonesia, dan umat Islam di seluruh dunia. Doa tersebut diiringi dengan rasa syukur atas kekhidmatan pelaksanaan Sholat Idul Adha.
Masjid Al-Akbar Surabaya memang selalu menjadi pilihan utama bagi warga Surabaya dan Jawa Timur untuk merayakan hari-hari besar keagamaan. Kemegahan arsitektur, kapasitas yang besar, dan suasana khidmat menjadi daya tarik utama.
Selain aspek keagamaan, Masjid Al-Akbar juga memiliki nilai historis dan arsitektural yang penting bagi kota Surabaya. Bangunan megah ini menjadi ikon kota dan seringkali menjadi tempat penyelenggaraan berbagai acara penting, baik keagamaan maupun kenegaraan.
Pengelolaan Masjid Al-Akbar juga patut diapresiasi. Keberhasilan dalam mengatur dan mengelola jamaah dalam jumlah besar selama perayaan Idul Adha menunjukkan profesionalitas dan perencanaan yang matang. Hal ini turut menunjang kekhidmatan ibadah.
Aspek-aspek Penting Sholat Idul Adha di Masjid Al-Akbar
Kemegahan Arsitektur dan Nilai Historis
Masjid Al-Akbar Surabaya merupakan salah satu masjid termegah di Indonesia, dengan arsitektur yang unik dan mengagumkan. Bangunan ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi bagi masyarakat Surabaya dan Jawa Timur.
Pengelolaan Jamaah yang Efektif
Kemampuan Masjid Al-Akbar dalam menampung dan mengatur jamaah dalam jumlah besar merupakan prestasi tersendiri. Sistem manajemen yang baik memastikan kelancaran dan kekhidmatan pelaksanaan Sholat Idul Adha.
Makna Spiritual Idul Adha
Sholat Idul Adha di Masjid Al-Akbar menjadi momentum untuk merenungkan makna pengorbanan dan ketaatan seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Hal ini memperkuat ikatan spiritual para jamaah.
Tradisi dan Kebersamaan
Perayaan Idul Adha di Masjid Al-Akbar telah menjadi tradisi tahunan bagi banyak warga Surabaya. Acara ini mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di antara masyarakat.
Kesimpulan
Sholat Idul Adha di Masjid Al-Akbar Surabaya tahun ini berlangsung khidmat dan penuh syukur. Kehadiran puluhan ribu jamaah menunjukkan pentingnya Masjid Al-Akbar sebagai pusat ibadah dan simbol kebersamaan umat Islam di Jawa Timur. Semoga semangat keikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS senantiasa menginspirasi kita semua.
Penulis: Bayu Putra





