Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan baik dengan masyarakat melalui program kurban Idul Adha 1446 H/2025 M. Jumlah hewan kurban yang disalurkan tahun ini meningkat drastis dibandingkan tahun lalu.
Tercatat, sebanyak 400 ekor sapi dan 1.042 ekor kambing disalurkan, meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 381 sapi dan 998 kambing. Peningkatan ini menunjukkan peningkatan partisipasi dari seluruh anggota dan jajaran Polres di Jawa Timur.
Distribusi Hewan Kurban
Program ini dikoordinasikan oleh Biro SDM Polda Jatim. Ketua Panitia Kurban Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, menjelaskan bahwa permintaan hewan kurban mencapai 235 lembaga. Namun, karena keterbatasan, hanya 150 lembaga yang bisa dipenuhi.
Distribusi hewan kurban dilakukan secara bertahap mulai tanggal 3 hingga 6 Juni 2025. Hewan kurban disalurkan ke berbagai lembaga, seperti pondok pesantren, yayasan, masjid, dan mitra kerja Polri. Hal ini sebagai wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat.
Rincian Distribusi
Sebanyak 90 ekor sapi dan 19 ekor kambing telah didistribusikan ke 33 pondok pesantren. Kemudian, 25 yayasan yatim piatu, 5 asrama Polri, 16 mitra Polri, serta 30 masjid dan mushola di berbagai daerah di Jawa Timur juga menerima bantuan tersebut.
Puncak kegiatan penyembelihan hewan kurban dilakukan di Mapolda Jatim pada Jumat, 6 Juni 2025. Sebanyak 10 ekor sapi dan 5 ekor kambing disembelih dan dagingnya dibagikan kepada 800 penerima, meliputi anggota Polri, PNS, petugas kebersihan, petugas parkir, dan mitra kerja Polda.
Selain itu, satu ekor sapi diserahkan secara simbolis ke Pondok Pesantren Al Jihad Surabaya. Sementara itu, 25 ekor sapi lainnya dikirim ke berbagai lembaga keagamaan yang telah terverifikasi sebelumnya untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.
Kualitas dan Keamanan Daging Kurban
Polda Jatim bekerja sama dengan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur untuk memastikan kualitas dan keamanan daging kurban. Proses pemeriksaan kesehatan hewan dan pemantauan penyembelihan dilakukan secara ketat.
Kolaborasi ini menjamin bahwa daging yang didistribusikan layak konsumsi dan aman bagi masyarakat penerima. Hal ini merupakan bagian penting dari program untuk memastikan kesehatan masyarakat terjaga.
Semangat Polri Presisi
Kombes Ari menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari semangat Polri Presisi. Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung, dan pelayan masyarakat, termasuk dalam aspek sosial dan keagamaan.
Program kurban ini memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kegiatan ini juga menunjukkan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas yang diimplementasikan dalam tindakan nyata.
Informasi Tambahan: Aspek Sosial dan Ekonomi
Program kurban Polda Jatim tak hanya berdampak pada aspek keagamaan, namun juga berdampak pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Distribusi daging kurban membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu, khususnya di sekitar lokasi penyaluran.
Selain itu, program ini dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas sosial antar masyarakat. Peningkatan kerjasama antara Polri dan berbagai instansi terkait dalam program ini juga patut diapresiasi.
Kesimpulan
Program kurban Polda Jatim tahun ini merupakan contoh nyata bagaimana institusi kepolisian dapat berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Semoga kegiatan serupa terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Jawa Timur.
Kegiatan ini menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk turut serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan mempererat tali silaturahmi antar masyarakat.
Penulis: Ilham Safutra
Artikel Terkait:





