Masyarakat Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan PT PLN (Persero). Modus penipuan ini semakin beragam dan tersebar luas melalui berbagai platform media sosial. Kejadian ini membutuhkan perhatian serius dari masyarakat agar tidak menjadi korban.
Penipuan online seringkali memanfaatkan kepercayaan publik terhadap institusi besar seperti PLN. Oleh karena itu, penting untuk selalu waspada dan teliti sebelum memberikan informasi pribadi atau melakukan transaksi terkait dengan PLN.
Hoaks Voucher Listrik Gratis Rp 250.000
Sebuah postingan di Facebook pada 18 Januari 2024 mengklaim adanya pendaftaran voucher listrik gratis senilai Rp 250.000 dari PLN. Postingan tersebut menargetkan pengguna dengan daya listrik 450 hingga 2200 kWh.
Postingan tersebut menyertakan tautan yang mengarah ke situs palsu. Situs ini meminta data pribadi sebagai syarat pendaftaran voucher. Cek Fakta Liputan6.com telah membuktikan klaim ini sebagai hoaks. Informasi tersebut tidak benar dan bertujuan untuk mencuri data pribadi.
Hoaks Penggantian Nomor ID PLN dengan Biaya Rp 400.000
Beredar informasi melalui aplikasi percakapan tentang penggantian nomor ID PLN yang membutuhkan biaya sebesar Rp 400.000. Informasi ini disebarluaskan dalam bentuk bukti pembayaran palsu yang menyertakan logo PLN.
Bukti pembayaran palsu tersebut terlihat sangat meyakinkan. Namun, Cek Fakta Liputan6.com telah mengkonfirmasi bahwa informasi ini adalah hoaks. PLN tidak pernah membebankan biaya untuk penggantian nomor ID pelanggan.
Hoaks Pembagian Token Listrik Gratis Lewat Aplikasi
Sejak Maret 2023, beredar postingan di media sosial yang mengklaim adanya pembagian token listrik gratis dari PLN melalui pengunduhan aplikasi tertentu. Postingan ini menampilkan gambar “Aplikasi Token PLN Gratis” dan menyertakan ajakan untuk segera mengunduh aplikasi tersebut.
Postingan tersebut bertujuan untuk mengarahkan pengguna mengunduh aplikasi berbahaya atau memberikan akses ke data pribadi. Cek Fakta Liputan6.com menegaskan bahwa informasi ini adalah hoaks. PLN tidak pernah membagikan token listrik gratis melalui metode tersebut.
Tips Menghindari Hoaks yang Mengatasnamakan PLN
Untuk menghindari menjadi korban hoaks yang mengatasnamakan PLN, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. Pertama, selalu verifikasi informasi melalui kanal resmi PLN.
Kedua, jangan pernah memberikan informasi pribadi atau data finansial melalui tautan atau aplikasi yang tidak dikenal. Ketiga, laporkan setiap upaya penipuan atau penyebaran hoaks kepada pihak berwajib.
Kesimpulan
Maraknya penipuan online yang mengatasnamakan PLN menunjukkan perlunya kewaspadaan dan literasi digital yang tinggi. Dengan memahami modus penipuan dan melakukan langkah pencegahan, masyarakat dapat terhindar dari kerugian. Selalu berhati-hati dan teliti terhadap setiap informasi yang diterima, terutama yang meminta data pribadi atau transaksi keuangan. Jangan ragu untuk melaporkan setiap kecurigaan penipuan kepada pihak yang berwenang. Pentingnya literasi digital dalam menghadapi era informasi yang semakin kompleks tidak dapat diabaikan.






