Pemerintah Indonesia serius mendukung Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam perjuangannya menuju Piala Dunia 2026. Hal ini dibuktikan dengan alokasi dana signifikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Dari total Rp 277 miliar yang dialokasikan untuk pengembangan sepak bola nasional, sebagian besarnya berasal dari penerimaan pajak masyarakat. Kontribusi pajak ini menjadi salah satu kunci keberhasilan program tersebut.
Dana Pajak Rakyat untuk Timnas Garuda
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara terbuka menyatakan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat turut mendanai impian Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026.
DJP menekankan bahwa 73 persen dari total anggaran Rp 277 miliar berasal dari penerimaan pajak. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran masyarakat dalam mendukung prestasi sepak bola nasional.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai program pengembangan, termasuk pelatihan untuk berbagai kelompok usia Timnas Indonesia dan program kerja asosiasi sepak bola. Ini menunjukan komitmen pemerintah yang menyeluruh dalam memajukan sepak bola Indonesia.
Perjuangan Timnas Menuju Piala Dunia 2026
Meskipun Timnas Indonesia gagal meraih tiket langsung ke Piala Dunia 2026 setelah kekalahan Australia atas Jepang, perjuangan mereka belum berakhir.
Timnas Indonesia berhasil melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia (play-off Asia). Peluang untuk tampil di Piala Dunia 2026 masih terbuka.
Babak play-off Asia melibatkan enam negara yang menempati posisi ketiga dan keempat di setiap grup kualifikasi putaran ketiga. Keenam negara ini akan dibagi menjadi dua grup.
Hanya juara grup yang berhak mendapatkan tiket ke Piala Dunia 2026. Tantangan berat menanti Timnas Indonesia untuk merebut satu dari dua tiket tersisa.
Optimisme PSSI dan Dukungan Pemerintah
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengungkapkan pesan Presiden untuk tetap fokus dan berjuang maksimal. Meskipun telah lolos ke babak play-off, tim harus tetap memberikan penampilan terbaik.
Erick Thohir, yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), optimistis Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini didasarkan pada dukungan besar pemerintah melalui APBN.
Menurutnya, pemerintah telah memberikan dukungan yang signifikan terhadap sepak bola nasional, dengan anggaran hampir Rp 200 miliar per tahun. Ini merupakan angka terbesar yang pernah dialokasikan selama pemerintahan ini.
Keterlibatan pajak masyarakat dalam pembiayaan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 menunjukkan sinergi antara pemerintah dan rakyat dalam mendukung kemajuan sepak bola nasional. Semoga perjuangan Timnas Indonesia membuahkan hasil dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.






