All England Open 2023, kejuaraan bulu tangkis tertua dan paling bergengsi di dunia, kembali digelar. Tahun ini, turnamen yang berlangsung di Arena Birmingham, Inggris, dari tanggal 14 hingga 19 Maret 2023, menyajikan pertandingan-pertandingan sengit dari para pebulu tangkis terbaik dunia, termasuk wakil-wakil Indonesia.
Indonesia mengirimkan 16 atlet andalannya untuk berlaga di All England 2023. Keikutsertaan mereka diharapkan mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Jadwal Pertandingan Wakil Indonesia di All England 2023 (14-15 Maret)
Berikut jadwal pertandingan wakil Indonesia pada tanggal 14 dan 15 Maret 2023. Jadwal ini berdasarkan informasi dari laman resmi All England Badminton dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Hari Pertama (14 Maret 2023)
Hari pertama menyajikan laga-laga seru dari beberapa pasangan ganda dan tunggal Indonesia. Para penggemar bulu tangkis Indonesia dapat menyaksikan aksi para atlet kebanggaan di berbagai sesi.
- Pukul 17.00 WIB: Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri vs Kim Gi Jung/Kim Sa Rang (Korea Selatan)
- Pukul 17.45 WIB: Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia)
- Pukul 18.00 WIB: Anthony Sinisuka Ginting vs Kantaphon Wangcharoen (Thailand)
- Pukul 20.00 WIB: Gregoria Mariska Tunjung vs Line Hojmark Kjaersfeldt (Denmark)
- Pukul 20.15 WIB: Shesar Hiran Rhustavito vs Ng Tze Yong (Malaysia)
- Pukul 20.45 WIB: Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati vs Jones Ralfy Jansen/Linda Efler (Jerman)
Hari Kedua (15 Maret 2023)
Pada hari kedua, beberapa unggulan Indonesia akan berlaga. Pertandingan-pertandingan ini diprediksi akan berlangsung ketat dan menarik perhatian banyak penonton.
- Chico Aura Dwi Wardoyo vs Liew Daren (Malaysia)
- Jonatan Christie vs Weng Hong Yang (China)
- Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)
- Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan vs Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan
- Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae (Korea Selatan)
- Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon vs Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India)
- Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard (Thailand)
- Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Dejan Ferdinandsyah/Gloria Emmanuelle Widjaja
Harapan dan Prediksi untuk Wakil Indonesia
Dengan kekuatan dan pengalaman yang dimiliki, para atlet Indonesia diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik mereka. Kompetisi ini akan menjadi ajang pembuktian bagi mereka di level internasional.
Beberapa pasangan ganda putra Indonesia, seperti Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, diunggulkan untuk meraih prestasi. Namun, persaingan di All England sangat ketat, sehingga dibutuhkan performa maksimal dari seluruh atlet.
Tunggal putra seperti Anthony Sinisuka Ginting juga memiliki potensi besar untuk melaju jauh. Dukungan penuh dari seluruh rakyat Indonesia sangat penting bagi keberhasilan mereka.
Sejarah Singkat All England Open
All England Open Badminton Championships merupakan turnamen bulu tangkis tertua di dunia. Sejarahnya panjang dan penuh dengan kejayaan para pebulu tangkis legendaris.
Pertama kali diadakan di Guildford, Inggris pada tahun 1899, All England telah menjadi barometer prestasi bulu tangkis dunia. Turnamen ini selalu dinantikan setiap tahunnya oleh penggemar bulu tangkis di seluruh dunia.
Dari tahun ke tahun, All England terus berkembang dan menjadi semakin bergengsi. Keikutsertaan atlet-atlet terbaik dunia menjadikan turnamen ini sebagai ajang yang sangat kompetitif.
Semoga para atlet Indonesia dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama bangsa di ajang bergengsi ini. Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia sangat berarti bagi mereka.






