Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Senam 2025 pada bulan Oktober mendatang. Ajang bergengsi ini akan diselenggarakan di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK).
Namun, panitia penyelenggara hanya menyediakan tiket dalam jumlah terbatas untuk penonton. Hal ini tentu akan menjadi pertimbangan bagi para penggemar senam yang ingin menyaksikan langsung pertandingan.
Jumlah Tiket Terbatas untuk Kejuaraan Dunia Senam 2025
Hanya sekitar 4.600 lembar tiket yang disiapkan untuk penonton baik domestik maupun internasional.
Jumlah tersebut hanya sekitar 25% dari kapasitas total Indonesia Arena yang mencapai 16.000 kursi.
Ketua Federasi Gimnastik Indonesia (FGI), Ita Yuliati, menjelaskan detail mengenai ketersediaan tiket ini.
Persiapan Akomodasi Atlet dan Delegasi
Selain tiket penonton, panitia juga telah menyiapkan akomodasi untuk para peserta.
Tercatat sebanyak 1.500 delegasi dari 70 negara akan hadir di Jakarta.
Akomodasi yang disiapkan meliputi 1.200 kamar hotel untuk atlet, juri, dan awak media.
Hotel-hotel tersebut dikategorikan dari kelas 1 hingga 4. Terdapat juga pemisahan hotel khusus untuk juri dan media, terpisah dari atlet.
Indonesia sebagai Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Senam
Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Indonesia akan mengusung tema “Move to Inspire”.
Ajang ini akan berlangsung selama tujuh hari, mulai tanggal 19 hingga 25 Oktober.
Penyelenggaraan kejuaraan ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di Asia Tenggara dan keempat di Asia yang dipercaya menjadi tuan rumah.
Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia dan menunjukkan kemajuan dalam bidang olahraga senam.
Dengan jumlah tiket yang terbatas, Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta diprediksi akan menjadi event yang sangat dinantikan. Semoga penyelenggaraan event ini berjalan lancar dan sukses, serta memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para atlet dan penonton.
Selain itu, keberhasilan ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga senam dan memajukan prestasi atlet senam Indonesia di kancah internasional.






